Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bajawa, Polemik jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) di Kabupaten Ngada akhirnya memuncak setelah Bupati Ngada Raymundus Bena tetap melantik Yohanes Watu Ngebu sebagai Sekda definitif, meski sebelumnya Gubernur NTT Melki Laka Lena menunjuk pejabat lain sebagai Penjabat Sekda.

 

Dikutip dari sergap.id, dari Pelantikan Yohanes Watu Ngebu berlangsung di Aula Setda Ngada pada Jumat (6/3/2026) sore. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ngada Berny Dhey Ngebu serta sejumlah pimpinan DPRD Kabupaten Ngada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Keputusan ini memicu kontroversi karena sebelumnya Watu Ngebu telah diberhentikan dari jabatannya sebagai Penjabat Sekda oleh Gubernur NTT setelah mencuatnya kasus bunuh diri seorang siswa kelas IV SD berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu pada akhir Januari 2026.

Baca Juga :  BGN Ende Minta SPPG Perhatikan Kualitas Bahan Baku dan Mutu Pengelolaan MBG

 

Sebagai pengganti sementara, Gubernur NTT menerbitkan Surat Keputusan Nomor 816.2.1/16/BKD/3.2 tertanggal 26 Februari 2026 yang menunjuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ngada, Gerardus Reo, sebagai Penjabat Sekda.

 

Namun Bupati Ngada tetap melantik Watu Ngebu dengan alasan proses seleksi Sekda telah dilakukan jauh sebelum pemberhentian tersebut. Dalam proses seleksi terbuka itu, Watu Ngebu disebut meraih peringkat pertama dari tiga kandidat yang mengikuti tahapan seleksi jabatan.

 

Menurut informasi yang dihimpun, usulan Bupati agar Watu Ngebu dilantik sempat ditolak oleh Gubernur NTT yang meminta agar tiga nama calon kembali diajukan. Penolakan ini kemudian memicu polemik karena dianggap tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

 

Bupati Ngada kemudian berkonsultasi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Hasil konsultasi tersebut disebut memberikan lampu hijau bagi pelantikan Watu Ngebu sebagai Sekda definitif.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki

 

Sepulang dari Jakarta pada Jumat siang, Bupati langsung melakukan konsolidasi internal dan pada sore hari melantik Watu Ngebu sebagai Sekda Kabupaten Ngada.

 

Dalam surat tanggapan kepada Gubernur tertanggal 2 Maret 2026, Bupati menegaskan bahwa mekanisme pengisian jabatan Sekda telah dilakukan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS yang telah diubah melalui PP Nomor 17 Tahun 2020.

 

Dalam aturan tersebut, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) memiliki kewenangan memilih satu dari tiga nama hasil seleksi untuk diusulkan sebagai Sekda.

 

Bupati juga menilai koordinasi dengan gubernur seharusnya bersifat pemberitahuan terhadap satu calon yang dipilih, bukan permohonan persetujuan.(SP)

 

 

 

Berita Terkait

Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir
Polres Ende Bersama Tokoh Agama, Mahasiswa dan Ojol Bagi Takjil Ke Warga di Bulan Suci Ramadhan
Bupati Badeoda Ungkap Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru Capaian Belum Maksimal
BGN Ende Minta SPPG Perhatikan Kualitas Bahan Baku dan Mutu Pengelolaan MBG
Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki
Laporan Penipuan 97 Juta Mandek, Polres Kupang Kota Diduga Lindungi Jessica 
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Korwil BGN Ende Sebut Dari 13 SPPG Yang Sudah Beroperasi Sebanyak 36.215 PMT Terlayani
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:15 WIB

Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:20 WIB

Polres Ende Bersama Tokoh Agama, Mahasiswa dan Ojol Bagi Takjil Ke Warga di Bulan Suci Ramadhan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:47 WIB

Bupati Badeoda Ungkap Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru Capaian Belum Maksimal

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:49 WIB

BGN Ende Minta SPPG Perhatikan Kualitas Bahan Baku dan Mutu Pengelolaan MBG

Berita Terbaru

Kondisi salah satu rumah warga di Dusun Nioniba isi dalam rumah dipenuhi lumpur sesudah banjir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 08:15 WIB