Okto Sasi : “Proses Seleksi Sekda dan Pejabat Eselon II Di TTU Telah Menelan Anggaran Ratusan Juta. Harus Dilanjutkan”

- Penulis

Rabu, 16 Maret 2022 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, Savana paradise.com,_ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dari Fraksi Partai Nasdem Oktovianus Sasi, SH, kembali berbicara lantang soal proses seleksi Sekda dan Pejabat Eselon II di beberapa OPD yang masih dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt).

Dengan tegas Okto meminta Bupati TTU, Drs. Djuandi David untuk segera memproses lanjut tahapan seleksi dimaksud karena sepengetahuannya, surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), untuk melanjutkan tahapan seleksi ini sudah ada.

“Nanti Kakak-kakak boleh tanya di BKD atau di penjabat Sekda, karena setahu saya surat dari KASN agar proses seleksi Sekda dan jabatan eselon II yang lowong segera dilanjutkan itu sudah ada” ungkap Okto.

Menurut Sekretaris Fraksi Nasdem ini, proses seleksi ini dilakukan oleh Pejabat Negara, dan bukan dilakukan oleh kelompok arisan atau manusia pinggir jalan sehingga Pemimpin daerah ini terkesan tidak mau melanjutkan proses seleksi yang sudah berjalan.

Ia menegaskan, seleksi calon Sekda definitif dan pejabat eselon II di TTU, dilakukan oleh panitia seleksi yang tidak sekedar dibentuk, tapi konsekuensi dari pembentukan panitia seleksi berimbas pada keluarnya anggaran daerah yang jumlahnya ratusan juta.

“Karena ada begitu besar anggaran daerah yang telah dikucurkan untuk proses seleksi tersebut, maka yang kita harapkan adalah proses ini harus menghasilkan sesuatu sebagai akibat dari keluarnya anggaran daerah dimaksud, untuk kemudian dapat dipertanggungjawabkan” kata Okto.

“Jadi tidak ada alasan untuk menghentikan proses yang sudah hampir final dan melakukan seleksi ulang dengan mengucurkan anggaran baru” sambungnya.

Okto mengungkapkan, panitia seleksi yang telah susah payah bekerja bukanlah panitia ilegal, sehingga Ia meminta kepada Bupati agar menghargai hasil kerja panitia seleksi dengan tetap melanjutkan proses yang sudah berjalan.

Baca Juga :  Puluhan Masyarakat Datangi Kantor DPRD Ende; Keluhkan Soal Surat Rekom Pengisian BBM

“Jika sampai terjadi proses seleksi ulang terhadap jabatan Sekda dan Pejabat eselon II yang lowong, maka saya menganggap bahwa ini adalah sebuah upaya kesengajaan yang dilakukan secara tahu dan sadar untuk merugikan Negara” ungkap Okto.

“Itu berarti dana 700 juta lebih yang dikucurkan tidak menghasilkan apa-apa. Padahal, maksud dan tujuan kita menggelontorkan anggaran adalah suapaya bisa mendapatkan sesuatu hasil yang baik. Jadi sekali lagi saya tegaskan, tidak ada alasan untuk membatalkan proses seleksi yang telah berjalan, kemudian melakukan seleksi ulang dengan menggelontorkan anggaran baru, sementara di daerah ini ada banyak hal yang masih harus dibenahi. Jangan sampai kita hanya bekerja menghabiskan anggaran dan tidak ada hasil sama sekali” pungkasnya.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Berita ini 9 kali dibaca