Lintang Flores 2025: Tantangan Sepeda Ultra Dimulai di Ta’aktana, Labuan Bajo

- Penulis

Senin, 28 April 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flores,Savanapatadise.com,- Flores, Indonesia – Ajang ultra cycling internasional, Lintang Flores 2025, resmi dimulai pada Minggu (27/4) pagi, dengan puluhan pesepeda ultra dari dalam dan luar negeri yang memulai perjalanan epik dari garis start di TA’AKTANA, Luxury Collection Resort & Spa Labuan Bajo.

Dengan rute sepanjang 1.000 kilometer dan total elevasi tanjakan mencapai 19.000 meter, peserta menghadapi tantangan alam yang berat, termasuk batas waktu 100 jam untuk mencapai garis finis di lokasi yang sama pada Kamis (1/5) pukul 10.00 pagi WITA.

Ajang ini juga diikuti oleh Zidan Attala Nouval, juara dua kali berturut-turut kategori 1.500 km pada East Java Journey, yang berasal dari Sidoarjo. Berbagi terkait persiapannya, Zidan mengungkapkan bahwa latihannya mencakup bersepeda jarak jauh, bermain elevasi secara rutin, dan beradaptasi dengan cuaca panas di Flores.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menjelang Lintang Flores, saya merasa gugup melihat elevasinya, jaraknya, cuacanya, lingkungannya—pasti di sini bakal teknikal dan strategi akan menjadi kunci” ungkap Zidan.

Baca Juga :  Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan

Selain peserta dari Indonesia, edisi kedua ajang sepeda ultra di Pulau Flores ini juga diikuti oleh pesepeda dari Malaysia, Belanda, Australia, dan Inggris. Stephen Dow, peserta solo asal Inggris, mengungkapkan antusiasmenya untuk menjelajahi Pulau Flores.

“Saya sangat bersemangat tentang ini; ini adalah pulau baru bagi saya untuk dijelajahi—sebuah petualangan baru. Luar biasa! Saya suka hal-hal seperti ini. Perjalanan bersepeda pagi ini sangat fantastis—jalannya indah, pemandangannya menakjubkan, matahari bersinar, dan langit biru cerah. Ada banyak tanjakan, yang tidak mengejutkan mengingat ada 19.000 meter pendakian di depan kita” ujar Stephen.

Persiapan Akhir Sebelum Start, Mengenal Medan dan Tantangan

Persiapan dimulai dua hari sebelum lomba dengan Welcome Dinner di Umasa Restaurant, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling mengenal.

Hari berikutnya, Race Briefing digelar untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang medan yang menantang dan potensi rintangan seperti turunan terjal, minimnya penerangan jalan, cuaca ekstrem, hujan deras, hingga risiko dehidrasi dan heatstroke. Peserta juga diperingatkan tentang kemungkinan bertemu dengan satwa liar, termasuk Komodo yang ikonik di Pulau Flores.

Baca Juga :  Terobos Medan Ekstrem; Polres Ende Sukses Beri Pengobatan Gratis dan Bantuan bagi Warga Terdampak di Ngalupolo

 

Sebelum start, peserta juga melewati Mandatory Gear Check untuk memastikan kelengkapan peralatan seperti lampu penerangan, obat-obatan, hingga sparepart sepeda demi mengantisipasi berbagai kendala teknis maupun fisik.

Inisiator Lintang Flores 2025, Renaldus Iwan Sumarta, melalui keterangan tertulisnya, memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta yang berani menghadapi tantangan luar biasa dalam ajang ini.

“Saya sangat mengapresiasi keberanian para peserta, baik dari dalam maupun luar negeri, yang bertekad untuk menghadapi rute yang menantang ini. Semoga semua peserta dapat menjalani perjalanan mereka dengan aman dan berhasil menyelesaikan rute yang penuh tantangan, yang menjadi ciri khas dari Lintang Flores!” ungkap Iwan dengan bersemangat.

Penggemar dari berbagai penjuru dunia dapat menyaksikan aksi dramatis peserta melalui pelacakan real-time menggunakan tautan RACEMAP di kanal resmi www.lintangflores.com. Untuk pembaruan terbaru, Instagram resmi @lintangflores akan menjadi tempat berbagi berbagai momen penting dan sorotan acara.(SP)

Berita Terkait

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:33 WIB

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Rabu, 16 September 2026 - 07:14 WIB

Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Selasa, 15 September 2026 - 16:05 WIB

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Jumat, 11 September 2026 - 17:53 WIB

Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Berita Terbaru