Ende, Savanaparadise.com,- Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Kabupaten Ende, Aliando Djogo menyebut dari 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi, total Penerima Manfaat (PMT) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah dilayani sebanyak 36.215 orang.
Dikatakan, manakala diakumulasi secara keseluruhan total penerima manfaat di Kabupaten Ende sekitar 80 ribu lebih dan dikurangi 36.215 yang dilayani, sekitar 44 ribuan lebih yang belum menerima manfaat MBG.
Menurut dia, data ini akan terus berubah seiring bertambahnya jumlah SPPG yang siap beroperasi, termasuk 2 SPPG yang saat ini dalam masa persiapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi untuk sementara total penerima yang sudah dilayani sebanyak 36.215 dengan rincian peserta didik sebanyak 29.491 dan non peserta didik sebanyak 6.733 yang terbagi dalam 509 kelompok”, ungkap pria yang akrab disapa Aliando ini kepada awak media, pada Selasa, (03/3/26).
Aliando merincikan, dari 13 SPPG tersebut, berdasarkan data yang peroleh pihaknya, sebanyak 637 orang tenaga kerja yang terserap dan semuanya tenaga kerja merupakan orang Ende sendiri.
“Selain tenaga kerja yang terserap adalah orang Ende sendiri, suplayer juga berasal dari Koperasi, Bumdes, dan UMKM dan totalnya sebanyak 110 suplayer”, rinci Aliando.
Aliando menjelaskan selain SPPG Aglomerasi, Badan Gizi Nasional juga sedang berupaya untuk membangun dapur 3 T yang wilayah operasi untuk daerah terpencil.
Berdarkan data, papar Aliando, untuk Kabupaten Ende, terdapat 70 titik dalam taraf proses pembangunan dan 14 titik yang sudah diapraisal.
“Untuk dapur 3T dalam pembangunan sebanyk 70 Titik dan yg sudah diapraisal sebnyk 14 titik”, ujar Aliando.
Ia berharap dengan kehadiran program MBG di Kabupaten Ende berdampak pada pemenuhan gizi terhadap anak-anak dan juga mendukung ekosistem ekonomi masyarakat.
“Kami dari badan gizi mengharapkan partisipasi dari masyarakat untuk berperan aktif dan terlibat dalam program ini sehingga program ini tidak saja pemenuhan gizi tapi juga untuk menciptakan ekosistem ekonomi masyarakat kabupaten Ende”, harapnya
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










