Hendak Diskusi Aksi, Aktivis Mahasiswa di Kupang Dipersekusi Preman

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2020 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Sejumlah aktivis mahasiswa di Kupang mendapat persekusi oleh sejumlah preman. Para aktivis ini dipersekusi ketika berdiskusi terkait aksi hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober besok.

” Kawan-kawan yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Untuk HAM Dan Demokrasi (FORMASI) Kupang mendapatkan aksi pengepungan oleh para PREMAN GARUDA pada Selasa, 27 Oktober 2020 pukul 20.30 Wita,”kata Anggota Formasi Kupang, Yuven Ernesto Bria kepada SP, Selasa,27/10/2020.

Dijelaskannya Kejadian bermula ketika anggota FORMASI melakukan Diskusi Konsolidasi Dan Manajemen Aksi Dalam Merespon Sumpah Pemuda Terhadap undang-undanf Omnibus Law yang Membunuh Rakyat Buruh, Tani, Kaum Perempuan Dan Pelajar. Ia mengatakan kegiatan Diskusi Konsolidasi Dan Manajemen Aksi dimulai pukul 17.00 Wita.

“Sekitar pukul 20.30 Wita, para preman mendatangi lokasi Diskusi kawan-kawan FORMASI dan melakukan pengepungan.
Para preman juga menghubungi pihak Kepolisian dari Polres Kupang Kota untuk melakukan penangkapan terhadap kawan-kawan FORMASI.

Baca Juga :  Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Ia menjelaskan ada 10 anggota Formasi yang mendapat pengepungan dari preman.

” Ke-10 orang kawan-kawan FORMASI sekarang sudah dibawah ke Polres Kupang Kota,” kata Yuven.

Waka Polres Kupang Kota, Kompol Didik Kurnianto yang dikonfirmasi belum memberikan respon atas pertanyaan yang dikirim oleh SP. Pertanyaan yang dikirim oleh SP melalui layanan pesan pribadi belum dibaca oleh Didik Kurnianto.(SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru