Gubernur VBL Dorong Ikarasi Bantu Perkuat Ekonomi Masyarakat

- Penulis

Sabtu, 30 Juli 2022 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan badan pengurus Ikarasi (Foto: Biro Humas Setda Prov. NTT)

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan badan pengurus Ikarasi (Foto: Biro Humas Setda Prov. NTT)

Kupang, Savanaparadise.com,- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dorong badan pengurus Ikatan Keluarga Amarasi (Ikarasi) bantu perkuat ekonomi masyarakat dengan pengembangan potensi daerah di sektor UMKM, pariwisata, perkebunan, lebih khusus sektor pertanian.

Kalimat di atas Gubernur sampaikan pada saat menghadiri pengukuhan badan pengurus Ikarasi masa bhakti 2022-2025, yang bertempat di Desa Marbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Jumat (29/07/22).

Disaksikan Gubernur, Pengukuhan Badan Pengurus Ikatan Keluarga Amarasi (Ikarasi) masa bhakti 2022-2025 tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kupang Korinus Masneno.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir bersama Gubernur NTT dalam pengukuhan tersebut, Staf khusus Gubernur bidang Ekonomi dan Pembangunan Prof. Daniel Kameo, Wakil Gubernur NTT periode 2008-2013 Esthon Foenay, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, unsur Forkopimda serta Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov. NTT dan Kabupaten Kupang.

Gubernur juga mengapresiasi kegiatan pengukuhan ini. Karena itu, Ia meminta kepada para pengurus Ikarasi yang baru dilantik, agar memberikan kontribusi melalui program kerja nyata yang memiliki dampak positif langsung kepada masyarakat sekitar.

Gubernur berharap jajaran pengurus tetap solid dan terus konsisten bersinergi dengan pemerintah dalam hal percepatan pembangunan di Kabupaten Kupang dan NTT pada umumnya.

Baca Juga :  Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

“Selamat atas pengukuhan Ikarasi hari ini. Saya berharap ini tidak sekedar acara seremonial saja. Namun semua pengurus Ikarasi mulai dari Ketua, Wakil Ketua dan jajarannya harus konsisten memiliki semangat solidaritas dan loyalitas hingga akhir masa jabatan. Terlebih dunia sekarang menuntut kita tidak lagi bekerja dengan cara yang biasa-biasa saja. Cara berpikir dan cara kerja kita harus juga luar biasa agar masyarakat sekitar dapat merasakan langsung dampak positifnya,” jelas Gubernur.

Iapun mendorong jajaran pengurus Ikarasi untuk membantu memperkuat ekonomi masyarakat dengan pengembangan potensi daerah, termasuk pengembangan sektor UMKM, pariwisata, perkebunan, serta secara khusus sektor pertanian.

“Program kerja yang para pengurus susun nantinya harus berbasis data yang konkrit. Jangan lagi susun program kerja yang sifatnya abstrak, yang malah nanti habis diwacana saja. Seperti pada sektor pertanian, para pengurus Ikarasi wajib untuk turun terus bersama masyarakat dan pemerintah dalam mendata semua potensi lahan pertanian yang ada, luas lahan berapa, yang sudah ditanami dan yang belum berapa, apa-apa saja kekurangan dan kelebihannya. Dengan basis data yang akurat tersebut maka kita akan paham dalam mengelola dan mengembangkan pertanian di daerah ini,” terangnya.

Baca Juga :  Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia

“Sekali lagi saya tekankan, Ikarasi harus menjadi organisasi kemasyarakatan yang punya gerakan besar, punya kontribusi besar bagi pembangunan sumber daya manusia masyarakat sekitar dan daerah ini,” tegas Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Ketua Umum Ikarasi Alberth Neno juga menjelaskan bahwa di Kecamatan Amarasi Barat memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk percepatan peningkatan ekonomi masyarakat, terutama disektor pertanian.

“Kami mengapresiasi Bapak Gubernur yang beberapa waktu lalu sudah mendukung dan melakukan penanaman perdana pisang Cavendish bersama masyarakat di sini. Sebagai awalan kami mulai dengan 6,5 hektar lahan pisang Cavendish. Tapi kedepan akan segera kami kembangkan lagi,” ungkap Alberth.

Alberth pun berharap penanaman perdana pisang Cavendish di lahan seluas 6,5 hektar tersebut mampu menjadi pemicu kepada pemberdayaan petani dan pengembangan agraria serta dapat ditindaklanjuti dengan penguatan kapasitas kelembagaan petani, perluasan lahan, serta penyiapan infrastruktur dan pembiayaan, sehingga pengembangan hortikultura di kawasan tersebut memiliki prospek bagus dikemudian hari.****

Berita Terkait

Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi
Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
Berita ini 9 kali dibaca