Gubernur NTT Resmikan Puskemas Onekore Di Ende

- Penulis

Selasa, 12 April 2022 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Viktor Bungtilus Laiskodat saat memberikan sambutan dalam rangka peresmian Puskesmas Onekore di Kabupaten Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Gubernur Viktor Bungtilus Laiskodat saat memberikan sambutan dalam rangka peresmian Puskesmas Onekore di Kabupaten Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Ende. Dalam Kunkernya kali ini, Gubernur Viktor mengunjungi beberapa tempat di Kabupaten Ende.

Salah satu tempat yang Ia kunjungi yakni Kelurahan Onekore, pada Senin (11/04/22) untuk meresmikan Puskesmas Onekore yang baru selesai di bangun.

Dalam sambutannya, Gubernur Viktor menekankan, letak pelayanan bukan saja pada aspek intelektual semata-mata tetapi juga kepedulian dan kesetian melayani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, ada tiga hal yang paling penting dalam memenets sebuah organisasi apapun yakni, bersikap tegas, peduli, dan berani.

“Kepedulian itu sangat penting”, tekan beliau.

Gubernur berharap dengan adanya Puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan nyaman dengan berbagai fasilitas yang ada di Puskesmas.

Tak lupa, Gubernur Viktor juga menyinggung soal penanganan stunting di Kabupaten Ende. Meski prevalensi stunting di Kabupaten Ende tinggal 12 persen, Ia tetap berharap keterlibatan dari semua orang.

Baca Juga :  Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres

Untuk itu, kata dia, komitmen dan kolaborasi perlu di bangun mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

“Saya juga berterima kasih karena angka stunting turun, tolong dijaga dengan benar, ini sebuah prestasi yang hebat. Namun meski prevalensi stunting di Kabupaten Ende tinggal 12 persen, tetap harus selalu dibutuhkan komitmen penanganan yang melibatkan semua orang. Stunting harus diperangi bersama, untuk itu kita tidak boleh main-main. Kita harus berkolaborasi, baik dari pusat, provinsi, kabupaten hingga ke tingkat kelurahan dan desa,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Ende, Djafar Achmad, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT dan rombongan yang telah berkunjung ke Ende.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Ende, saya ucapkan terima kasih dan memberi apresiasi kepada bapak Gubernur serta rombongan yang telah berkunjung ke Ende dengan segala bentuk bantuan dan berbagai perhatiannya.

Baca Juga :  Sat Pol PP Amankan Lima Pelaku Prostitusi Online di Ende,; Hasil Medis Satu Orang Positif Hamil

Bupati Djafar berharap agar Gubernur dapat berkomunikasi dengan Bapak Presiden Jokowi sehingga beliau nanti dapat hadir pada peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni 2022 mendatang.

“Mudah-mudahan rencana tersebut dapat terwujud,” harap Bupati Djafar.

Kegiatan peresmian Puskesmas tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita serta peninjauan berbagai fasilitas di dalam Puskesmas oleh Gubernur NTT.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Laiskodat juga menyerahkan data stunting Kabupaten Ende _by name by address_ kepada Pemerintah Kabupaten Ende yang diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Aries Dwi Lestari.

Gubernur VBL juga memberikan secara simbolis paket makanan lokal tambahan bagi Bayi dan Balita stunting pada kesempatan tersebut.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:16 WIB

Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:58 WIB

Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru