Golkar NTT Bentuk Satgas Anti Human Trafficking

- Penulis

Rabu, 9 Mei 2018 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Lakalena

Kupang, Savanaparadise.com,- Maraknya tindak pidana perdagangan orang yang menimpah TKW/TKI asal NTT di luar negeri memantik perhatian Sejumlah pihak termasuk partai Golkar. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar NTT, membentuk satuan tugas Anti Human Trafficking. pembentukan satgas ini akan dikuti oleh seluruh unsur DPD II Golkar se NTT.

” Golkar akan konsen soal isu human trafficking. isu ini juga sudah lama di gagas oleh Golkar ketika Pak Setya Novanto masih menjabat ketua DPR RI. kebetulan paskah kemarin saya sempat berkunjung ke malaysia selama satu minggu disana. saya banyak bertemu dengan banyak TKI dan TKW asal NTT. mereka banyak mengeluh soal perhatian pemerintah Indonesia dan pemerintah provinsi NTT. artinya tidak ada kekuatan politik yang bisa membantu mereka ketika ada kasus yang menimpah mereka,” Kata Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Lakalena kepada wartawan disela sela kegiatan orientasi Fungsionaris Angkatan II Partai Golkar, Rabu, 09/05/18 di Milenium Ballroom, Kota Kupang.

Melki mengatakan mayoritas TKI yang dijumpainya di Malaysia merupakan Tenaga Kerja ilegal. TKI yang berangkat ilegal tersebut kata Melki rentan mengalami persoalan ketika ditangkap oleh pihak kepolisian setempat. selain itu juga kata Melki, banyak TKI yang pulang dengan organ tubuh yang dihilang disebabkan perlindungan politik yang minim dari pemerintah asal TKI karena berangkat secara ilegal.

” Sepulang dari Malaysia saya kemudian buat rapat di DPD I Golkar NTT. apa yang Golkar bisa bisa lakukan terhadap persoalan itu. kemudian kami putuskan bentuk Satgas Anti Human Trafficking. satgas ini bukan hanya Golkar saja unsur non Golkar juga ada. ketua Satgasnya adalah Gabriel Goa yang selama ini konsen di LSM Padma yang juga serius urus Human Trafficking,” kata Melki.

Melki menjelaskan pembentukan satgas tersebut merupakan langka serius Golkar untuk memerangi tindak pidana perdagangan orang yang sangat tinggi di NTT. terkait itu Melki mengaku sudah berkoordinasi dengan Ketua BNP2TKI, Nusron Wahid dan sejumlah pihak yang mempunyai bidang tugas terkait penanganan Human Trafficking.

” setidak-tidaknya partai Golkar akan memfasilitasi terbentuknya Paguyuban TKI asal NTT di Malaysia. saya sudah cek di KBRI Malaysia ternyata tidak ada paguyuban asal NTT. padahal daerah yang lain sudah ada paguyubannya kecuali NTT,” jelasnya.

Paguyuban itu kata Melki merupakan organisasi yang paling pertama berkoordinasi dengan KBRI ketika ada persoalan yang menimpah TKI asal NTT.

Dijelaskannya lebih lanjut pelantikan Satgas Anti Human Trafficking akan dilakukan disela-sela orientasi Fungsionaris Angkatan II Partai Golkar yang dihadiri oleh seluruh kader Golkar se NTT.(S13)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru