Duo Bank BUMN Terus Pecahkan Rekor Harga Saham Tertinggi Dalam Sejarah !

- Penulis

Senin, 12 Februari 2024 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

_Laba, Aset, Saham, Dividen dan semuanya kinclong!_

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Jakarta, Savanaparadise.com, – Dua bank terbesar di Indonesia yakni Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan rekor laba tertinggi di industri perbankan Tanah Air. Rinciannya, total laba bersih dari dua bank tersebut saja sudah menembus Rp 115,5 triliun.

 

Itu baru laba, kalau aset keduanya dijumlah nilai totalnya mencapai lebih dari Rp 4.139 triliun. Bank Mandiri saja, asetnya tembus Rp 2.174,2 triliun dan Bank BRI asetnya menyentuh Rp 1.965 triliun di tahun 2023 lalu.

 

Baca Juga :  Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi

Berkat capaian ini, saham Bank Mandiri (BMRI) dan BRI (BBRI) pun menjadi sasaran empuk investor asing maupun lokal. Pastinya bursa hari ini lebih ceria karena adanya kedua saham ini.

 

Per Senin (12/2/2024) harga saham BMRI sempat menyentuh Rp 7.200 per saham. Lalu, BBRI harga sahamnya juga mencapai Rp 5.975. Rekor tertinggi bagi keduanya sepanjang sejarah.

 

Bagaimana tidak, kapitalisasi pasar duo bank BUMN ini mencapai Rp 1.577,56 triliun, kalau dijumlah otomatis masuk dalam top 10 bank terbesar se-Asia. Pencapaian yang luar biasa !

 

Nah, kedua bank ini juga langganan penyumbang dividen BUMN terbesar se-Indonesia. Tahun lalu saja, Bank Mandiri dan BRI sudah setor dividen ke negara Rp 36,07 triliun. Banyak banget ya? Kalau ditotal semua BUMN, jumlah dividen yang disumbang ke negara bahkan mencapai Rp 81,2 triliun tahun lalu.

Baca Juga :  Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih

 

Artinya, jumlah ini setara 44,8% dari total dividen BUMN ke negara di tahun lalu. Kontribusi ke negara juga pasti akan meningkat, seiring dengan peningkatan laba yang telah dibukukan di tahun 2023 oleh kedua bank BUMN tersebut.

 

“Dari berbagai tantangan yang ada di awal tahun 2024 kondisi ekonomi Indonesia masih memiliki potensi yang besar. Kami bangga dan optimis, Bank Mandiri dan BRI mampu tumbuh dan memberi kontribusi yang positif untuk Indonesia,” ungkap Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo saat dihubungi, Senin (12/2).

Berita Terkait

Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi
Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih
Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja
Bank NTT Hadirkan Solusi Digital untuk Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah
Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :