Ende, Savanaparadise.com,- Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda mengungkapkan selama satu tahun pemerintahan ‘Ende Baru pencapaian-pencapaian yang diraih belum mencapai maksimal dari target yang diinginkan dengan mendapat ranking tinggi.
Pencapaian yang belum maksimal tersebut menurut Bupati dilatari oleh keterbatasan anggaran yang hampir dialami setiap daerah.
“Kita perlu realistis juga dengan anggaran yang ada. Tetapi paling tidak ada nilai positifnya”, terang Bupati kepada media.usai acara resepsi Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru, bertempat di Aula Gereja Mautapaga, Jumat, (06/3/26).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara ini dihadiri, Bapak Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere, Romo Vikep Ende, RD. Frederikus B Wea Dopo, Pimpinan dan Anggota DPRD Ende, Pj. Sekda Ende, Gebi Dala, dan Pimpinan OPD.serta tamu undangan lainnya.
Lebih lanjut ungkap Bupati, selama perjalanan satu tahun pemerintahan Ende baru, terdapat juga hambatan-hambatan yang hadapi, bukan yang sistemik melainkan hambatan soal paradigma, dari paradigma menghasilkan dengan paradigma menghabiskan.
“Jadi pertarungan yang itu, dan sekarang pelan-pelan di sadari, baik oleh internalnya pemerintah maupun yang eksternal pemerintah. Ini sungguh sadar, kita sekarang tugasnya adalah bagaimana kita bisa menghasilkan bukan kita mau menghabiskan uang”, ujar Bupati.
Meski mendapat hambatan tersebut, akan tetapi menyangkut urusan kesehatan dan pendidikan, menurut Bupati, dua bidang ini mendapat hasil yang sangat baik.
Penilaian baik ini Bupati katakan seiring dengan dijalankan beberapa program termasuk pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis di setiap Pusksmas dan juga disetiap event-event yang di selenggarakan.
“Kita memanfaatkan benar program pemerintah pusat. Jadi untuk kesehatan dan pendidikan, ya menurut saya bagus.dan sekarang ini yang kita fokuskan adalah pembangunan infrastruktur yang harus kita galakkan”, kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badeoda juga mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten Ende agar jangan nyaman di dalam kesalahan, harus berubah dan memperbaiki diri.
“Saya tekankan pada semua ASN, bekerja dengan baik, sudah mulai introspeksi diri. Jangan nyaman di dalam kesalahan. Harus sudah berubah, memperbaiki diri, kiblatnya untuk kepentingan rakyat. Jangan lagi kepentingan kelompok dan lain-lain”, tegas Bupati.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi









