Balon Bupati Ngada Positif Covid-19

- Penulis

Selasa, 8 September 2020 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Kristo Loko, Bakal calon Bupati (Balon) di Kabupaten Ngada, positif covid-19. Hal itu diketahui, setelah 9 bakal pasangan calon kepala daerah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Johanes Kupang, Selasa, 8 September 2020.

Kristo Loko yang berpasangan dengan Eman Dopo ini merupakan paket yang diusung PAN dan Hanura.

“Kami sudah laporkan hasilnya ke Dinas Kesehatan NTT. Silahkan tanyakan ke mereka,” kata Direktur RSUD Johanes Kupang, Johanes Mindo Sinaga.

Dia menjelaskan sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Johanes Kupang, para bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, wajib mengikuti test swab.

Ketua KPU NTT, Thomas Dohu menbenarkan satu balon kepala daerah positif covid 19. Ia mengatakan pihaknya sudah mendapat konfirmasi dengan KPU Ngada.

“Sudah ada konfirmasi dari KPU Ngada bahwa ada balon kepala daerah yang positif covid,” tegasnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan NTT, David Mandala membenarkan informasi tersebut. Namun laporan resmi dari RSUD Johanes Kupang baru bersifat lisan.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit

“Kami anggap ini masih isu, karena belum ada laporan tertulisnya,” kata dia.

Untuk diketahui Pilkada serentak 9 kabupaten di NTT akan diikuti 27 pasangan calon. Khusus Ngada akan diikuti dengan lima paslon, yakni Wilfridus Muga dan Herman Hey (paket FIRMAN).

Paulus Soliwoa dan Gregorius Upi diusung Partai Nasdem dan Partai Demokrat. Kristoforus Loko dan Emanuel Dopo (paket CREDO) diusung PAN dan Partai Hanura.

Helmut Waso dan Yohanis Tay Ruba (paket HEBAT) diusung PDI Perjuangan dan Partai Perindo. Andreas Paru dan Raymundus Bena (paket APRB) yang diusung Golkar dan PKB.(SP)

Berita Terkait

KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor
Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?
Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang
DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara
Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia
Limbah Tahu Tempe Picu Aroma Tidak Sedap, Anggota DPRD Ende Minta Izin Usaha Dicabut
Masyarakat Cium Aroma Tidak Sedap Dari Kali Wolowona Ende; Ungkap Diduga Dari Buangan Limbah Cair Tahu Tempe
Berita ini 17 kali dibaca