Andre Garu Desak Pemerintah Tertibkan Aset KUD

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2015 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Anggota DPD RI asal Provinsi NTT Andreas Garu, SE, M.Si mendesak pemerintah pusat agar mendata dan menginventaris aset-aset Koperasi Unit Desa (KUD) di desa-desa di NTT yang hingga saat ini ditelantarkan agar dimanfaatkan kembali demi meningkatkan ekonomi rakyat.
Desakan itu disampaikan Andreas Garu ketika berdialog dengan Jajaran Dinas Koperasi Provinsi NTT di sekretariat DPD RI Provinsi NTT, belum lama ini dikupang.

“Ketika berkunjung ke daratan Flores, keluhan yang sama disampaikan bahwa aset KUD banyak yang tidak terurus, sehingga provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat agar mendata dan memanfaatkan kembali aset-aset KUD di desa-desa,” ujar Andre.

Baca Juga :  Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT untuk Bangun Infrastruktur

Anggota Komite IV DPD RI itu menambahkan, KUD sesungguhnya sangat membantu menggerakkan perekonomian masyarakat di pelosok-pelosok sehingga pemerintah perlu melihat potensi ini untuk ditata kembaki dan dimanfaatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mendesak agar aset KUD itu dikembalikan ke Dinas Koperasi untuk dimanfaatkan kembali demi peningkatan ekonomi masyarakat. “Jika perlu dibenahi dan membutuhkan anggaran, segera usulkan dan kita siap perjuangkan,” kata Andre.

Ia juga mengatakan jangan segan-segan untuk mengusulkan program-program dan kegiatan daerah serta persoalan di daerah untuk diperjuangkan melalui DPD RI. “Kami punya hak pribadi untuk bersurat langsung ke presiden dan menteri-menteri terkait menyangkut hal-hal mendesak di daerah,” katanya.

Baca Juga :  Bank NTT Gulirkan KUR Rp350 Miliar, 1.000 Calon Pekerja Migran Jadi Sasaran

Bahkan ia mengusulkan, dalam menyambut MEA, aset KUD bisa dimanfaatkan gudang logistik dan Mart untuk perdagangan bebas dalam kesempatan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengembangan SDM Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT Domi Ancis saat itu menyatakan kesiapannya untuk mendata kembali dan memanfaatkan aset-aset KUD yang selama ini tidak terurus.

“Kita akan segera bersurat ke pemerintah daerah agar mendata dan menginventaris kembali aset-aset KUD di daerah masing-masing untuk selanjutnya kita serahkan kembali ke daerah untuk mengelolahnya,” kata Ancis.(SP)

Berita Terkait

Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Bank NTT Ruteng Perkuat Digitalisasi UMKM Melalui Bazar Ramadan 2026
Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS
Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT untuk Bangun Infrastruktur
Bazar Ramadan Bank NTT Dorong UMKM Labuan Bajo Beralih ke Transaksi Digital
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Bank NTT Gulirkan KUR Rp350 Miliar, 1.000 Calon Pekerja Migran Jadi Sasaran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:34 WIB

Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:00 WIB

Bank NTT Ruteng Perkuat Digitalisasi UMKM Melalui Bazar Ramadan 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:15 WIB

Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:36 WIB

Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT untuk Bangun Infrastruktur

Berita Terbaru