Alam Rusak Karena Eksploitasi Yang Tak Bertanggung Jawab

- Penulis

Kamis, 11 Juli 2013 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Direktur Eksekutif Walhi NTT, Heribertus Naif mengatakan, selama beberapa dekade terakhir ini, kondisi lingkungan hidup dan sumber daya alam di Indonesia dan dunia telah mengalami degradasi, yaitu penurunan baik secara kuantitas maupun kualitas.

“Kerusakan yang terjadi disebabkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup yang dengan sengaja mengeksploitasi sumber daya alam secara semena-mena,” ujar Heribertus Naif, dalam rilisnya yang di terima Savanaparadise.com, kamis, 11/07, di Kupang.

Menurut Heribertus, ancaman terhadap degradasi lingkungan hidup semakin meningkat sebagai akibat dari penduduk yang terus bertambah. Guna menekan degradasi lingkungan itu, ujar dia, perlu dibangun dan ditumbuhkan kesadaran dan kepedulian semua elemen masyarakat agar dapat berperan serta dalam penanggulangan masalah tersebut sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing.

Menurut dia, kerusakan lingkungan hidup menimbulkan dampak berupa kerugian multidimensi yang sangat besar, seperti kemiskinan lahan (melalui erosi pengikisan lapisan humus), sumber air yang menipis sebagai akibat siklus air yang terganggu, kehilangan habitat alami, dan perubahan pola iklim baik setempat (iklim mikro) maupun iklim global (iklim makro).

Baca Juga :  Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Tanpa upaya yang serius untuk menanggulangi sejumlah dampak negatif tersebut, kata dia, bencana alam tinggal menunggu waktu saja. “Bencana alam dan lingkungan akan terjadi secara dahsyat dan akan berjalan secara akseleratif (berlipat ganda semakin cepat) ke depan bila semua pihak tidak berupaya untuk menanggulangi kondisi degradasi lingkungan hidup tersebut,” ujar Heribertus.(SP)

Berita Terkait

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Berita Terbaru