Hasil UN SMP, Sumba Timur Paling Jeblok

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2014 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Sebanyak 99 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak lulus Ujian Nasional (UN) atau sama dengan 0,11 persen dari total 86. 150 orang siswa SMP/MTs di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengikuti UN tahun 2014. Dengan demikian, persentase kelulusan siswa SMP/MTs tahun ini sebesar 99, 89 persen atau sebanyak 86.051 siswa yang lulus.

Kabupaten Sumba Timur menempati urutan paling terakhir dari seluruh kabupaten/kota di NTT dengan mencatat 54 siswa tidak lulus. sebelumnya juga pada hasil UN SMA/SMK, Sumba timur juga mendapat hasil yang kurang memuaskan.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Sinun Pieter Manuk menyampaikan bahwa jika dibandingkan dengan tahun 2013 lalu, persentase kelulusan tahun ini mengalami peningkatan 1,81 persen. Dimana pada tahun 2013 lalu, persentase kelulusan siswa SMP/MTs sebesar 98,04 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Besok kita akan umumkan secara serentak di 21 kabupaten/kota se- NTT,” katanya, Jumad, 13/06, di Kupang.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Dia juga menjelaskan bahwa para siswa peserta UN yang tidak lulus sebanyak 99 orang itu tersebesar di 11 kabupaten dengan jumlah siswa paling banyak tidak lulus di Kabupaten Sumba Timur sebanyak 54 orang dari 4.238 peserta UN.

Sedangkan 10 kabupaten/kota lainnya mendapat persentase kelulusan SMP/MTs 100 persen yakni Kota Kupang, Alor, Ngada, Manggarai, Sumba Barat, Lembata, Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Sabu Raijua.(RM/SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru