DKI Jakarta- NTT Tandatangani MoU Pengembangan Ternak

- Penulis

Selasa, 29 April 2014 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama atau MoU tentang pengembangan ternak sapi untuk penyediaan kebutuhan daging di Jakarta.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengatakan DKI Jakarta memiliki potensi untuk pemasaran kebutuhan daging, dan NTT memiliki potensi ternak sapi, sehingga diantara dua daerah ini saling membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan daging di pasar DKI itu.

Dikatakan Lebu Raya, 60% kebutuhan daging di DKI sangat tinggi dan DKI tidak memiliki lahan untuk pengembangan ternak sapi.

“Hari ini kita tandatangan MoU di kelompok petani ternak binaan ‘Program Desa Anggur Merah’ di Desa Ponain Kabupaten Kupang,” ujar Lebu Raya usai menandatangani nota sepahaman, Selasa (29/4).

Dia juga mengatakan untuk kerjasama tersebut, akan dibahas lagi secara teknis untuk mengetahui seperti apa kerjasama itu.

“Apakah kerjasamanya langsung mengirim daging atau ternak sapi, nanti kita sesuaikan dengan permintaan DKI” tutur Lebu Raya.

Sementara itu, Gubernur DKI Joko Widodo mengatakan, masyarakat DKI mengkonsumsi daging sebanyak 150 ton per hari.

“Kebutuhan ini bukan sedikit jadi kita harus mengimpor daging, jadi kita lebih memilih impor dalam negeri dengan memilih NTT,” tutur Jokowi.
Jokowi juga mengatakan, ketika krisis daging di DKI dulu, yang ditunjuk-tunjuk adalah Gubernur DKI.

Baca Juga :  Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

“Saya dulu yang ditunjuk-tunjuk, mereka bilang dimana pak harga dagingnya 120ribu. Bangkrut kita nanti. Kata para pedagang bakso,” kata Jokowi menirukan kata-kata masyarakat dan pedagang bakso di DKI.

Terkait teknis kerjasama, Jokowi mengatakan bahwa dirinya lebih senang jika pemerintah NTT langsung mengirim daging sapi dari pada harus mengirim ternak sapi karena nanti masih banyak repotnya.(Rey/SP)

Berita Terkait

Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja
Bank NTT Hadirkan Solusi Digital untuk Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah
Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Bank NTT Ruteng Perkuat Digitalisasi UMKM Melalui Bazar Ramadan 2026
Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:46 WIB

Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

Bank NTT Hadirkan Solusi Digital untuk Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:34 WIB

Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:46 WIB