Kolaborasi Antara Sang Mantan dan Bupati Aktif, Rencanakan Bangun Ende Bersama-sama

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bupati Ende, H. Djafar Achmad dan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda pada acara Syukuran Grand Opening Restaurant Banyumas (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Mantan Bupati Ende, H. Djafar Achmad dan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda pada acara Syukuran Grand Opening Restaurant Banyumas (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Sabanaparadise.com,- Menarik untuk disimak, kolaborasi antara sang mantan Bupati Ende, H. Djafar Achmad dan Bupati aktif Ende, Yosef Benediktus Badeoda terjalin di Restaurant Banyumas.

Meskipun sebelumnya, antara Djafar Achmad dan Yosef Badeoda sama-sama bersaing dalam kontestasi Pilkada, akan tetapi menyurutkan tali silaturahmi antara keduanya.

Kedua tokoh ini, bersama dua kandidat lainnya maju sebagai Calon Bupati (Cabub) Ende pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 yang lalu.

Keharmonisan hubungan antara keduanya terjalin manakala Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda menghadiri acara Syukuran Grand Opening Restaurant Banyumas di Jalan Perwira Ende, pada Rabu, (16/7/25).

Kini mereka bersatu, bersama-sama merekat persahabatan, bertukar pikiran dalam satu meja makan yang sama merencanakan bagaimana Ende kedepan nantinya.

Walaupun waktu bincang-bincang antara keduanya begitu singkat tapi mengundang perhatian publik, apa sesungguhnya materi yang diperbincangkan oleh keduanya.

Usai mencicipi hidangan yang disediakan ala Restaurant Banyumas, kedua tampil dihadapan publik menyampaikan secara terbuka, pikiran masing-masing dalam nuansa persahabatan antara adik dan kakak.

Mantan Bupati Ende, Djafar Achmad dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh OPD, menjadikan Restaurant Banyumas sebagai rumah bersama.

Baca Juga :  Dalami Dugaan Politik Uang oleh Kader Golkar, Bawaslu Kabupaten Kupang akan Bentuk Dua Tim Investigasi

“Jadi hari ini tidak ada lagi kesana kemarin, hari ini kita dukung Pak Bupati. Kebersamaan itu penting diantara kita.Harapan saya nanti kita sama-sama membangun Ende kedepan agar lebih baik”, ujar Djafar Achmad.

Itulah ungkapan dari sang mantan sebagai kata pengantar awal sebelum menjelaskan alasan dibangunnya Restaurant Banyumas.

Djafar Achmad pun menuturkan alasan dibangun nya Restaurant Banyumas yang disebutnya juga sebagai rumah persahabatan.

Menurutnya, Restaurant Banyumas dibangun dilatari oleh keberadaan Situs Pengasingan Bung Karno yang tidak jauh dari tempat kediaman pribadinya yang kini halamannya dijadikan sebagai restoran.

Karena letaknya begitu strategis dengan ikon sejarah Kota Ende tersebut, bisa mengundang perhatian para pengunjung bilamana ada pengunjung dari luar yang mengunjungi Situs Pengasingan Bung Karno.

Djafar berkeyakinan pengunjung tersebut pasti akan melintas didepan Restoran Banyumas. sehingga tidak menutup kemungkinan bagi pengunjung untuk singgah di restoran.

“Jadi Pak Bupati tolong dibantu siapa yang olah ini sebagai rumah persahabatan. Kalau Pak Mentri datang misalnya silakan tempati rumah ini, saya serahkan ke Pak Bupati sehingga restoran ini lebih laris kedepannya”, kata Djafar Achmad.

Sementara, Bupati Yosef Badeoda sebelum mengajak Djafar Achmad berkolaborasi bersama-sama bangun Ende, Ia mengagumi masakan yang sajikan oleh Restoran Banyumas.

Baca Juga :  Egon Waspada Level 2, Warga Sikka Belum Diberitahu

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Yosef Badeoda usai mencicipi menu makan yang disediakan oleh Restoran Banyumas.

Karena itu,Bupati Badeoda mengarahkan pimpinan OPD yang hadir pada acara syukuran tersebut bilamana ada tamu dari luar yang datang, bisa diajak untuk makan bersama di Restoran Banyumas.

“Saya rasa memang, kita jarang punya restoran yang bagus yang punya nuansa bunga.Saya juga pasti mau ajak anak-anak untuk makan di sini”, timpal Bupati.

Bupati juga menuturkan, dalam pembicaraan singkat antara dirinya dengan Pak Djafar yang dipanggilnya Ka’e (Kakak), banyak hal yang dirinya belum ketahui tapi disampaikan oleh Pak Djafar saat bincang-bincang.

Disamping Mantan Bupati Djafar dan dihadapan Wakil Bupati, Dominikus Minggu Mere serta pimpinan OPD dan tamu undangan, Ia mengharapkan kedepan kebersamaan ini akan tetap terjalin.

“Tadi saya sampaikan ke Pak Djafar, pasukan Ka’e Djafar ini, saya dengan Ka’e Domi ini, kami mempertahankan ini. Dalam kurung, pasukan berani mati Ka’e Djafar sekarang adalah pasukan merah putihnya kami”, tukas Bupati.

“Jadi hari ini kita sudah temukan salah satu restoran untuk kunjungan-kunjungan para tamu ya, saya kira-sangat-sangat Indonesia nya. Jadi mudah-mudahan kedepan kita lebih berkolaborasi lagi”, tutup Bupati Badeoda. (CR/SP).

Berita Terkait

Ketua DPD PDIP NTT Usulkan Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende Dinaikkan Statusnya Melalui Kepres
Pimpin Konfercab di Ende, Djarot Sebut Flores Punya Hubungan Historis Sangat Kuat Dengan PDI Perjuangan
Pemkab Gandeng BPS Lakukan Survey Dampak Ekonomi Atas Event ETMC di Ende
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Gegara ADD Hendak Dipotong 6 Juta, Kades di Ende Akan Mogok Kerja di Desa
Wakil Bupati Ende Pesan Ke Anggota Satpol PP; Saat Bertugas Jauhi Minuman Keras
Menuju Konferda VI PDI-P , tujuh nama berpeluang menjadi ketua DPD PDI-Perjuangan NTT
Dedikasi untuk Tanah Flobamorata, SPK Wujudkan Gereja Portable di Adonara
Berita ini 19 kali dibaca