Minta Restu di Kampung Mantan Gubernur NTT, SIAGA Gaungkan Program Revitalisasi Rumah Adat

- Penulis

Rabu, 4 September 2024 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruteng, Savanaparadise.com,- Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT (Paket SIAGA), beserta rombongan mengunjungi Kampung Todo, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai, Rabu (4/9/2024). Kampung Todo merupakan tempat kelahiran Mantan Gubernur NTT, Ben Mboi.

Paket SIAGA dan rombongan diterima secara adat di Kampung itu. Acara ritus adat dipimpin oleh tua adat di kampung itu dengan penyerahan seekor ayam putih dan tuak kepada rombongan dan diterima langsung bakal calon Gubernur NTT, Adrianus Garu.

Dihadapan masyarakat kampung Todo, Paket Siaga menggaungkan Program Revitalisasi Rumah Adat seluruh pelosok NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bakal Calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) menyampaikan terima kasih kepada tua adat di Kampung itu atas penyambutan yang luar biasa.

“Saya menyampaikan terima kasih ke pada bapak-bapak yang menerima kami di rumah adat yang sakral ini,” ungkapnya.

SPK mengaku sejak masuk di kampung itu, ia merasa optimis bahwa Paket SIAGA akan menang dalam pemilihan gubernur NTT tahun 2024.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

“Saya lihat sejak masuk pintu kampung ini, saya sudah optimis, saya yakin mau menang ini,” ungkap SPK disambut tepuk tangan masyarakat setempat.

Ia juga mengatakan kedatangan di Kampung Todo yang juga kampung asal Ben Mboi untuk meminta restu.

“Saya datang ke kampungnya Pak Ben Boi ini hanya ingin meminta restu,” katanya.

Di hadapan tua adat dan masyarakat Todo, SPK menegaskan sudah siap untuk bertarung di Pilgub NTT.

“Saya dan Pak Andre ini sudah siap maju sebagai pemimpin di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

SPK menegaskan untuk menjadi pemimpin Nusa Tenggara Timur, tidak hanya sekadar omong-omong saja.

“Kita memimpin Nusa Tenggara Timur yang ribuan pulau ini tidak gampang, tidak hanya omong-omong saja. Kita ini masih muda, masih kuat karena tangan kita semakin besar,” katanya lagi.

Bakal Calon Wakil Gubernur NTT, Adrianus Garu menambahkan, jika Paket SIAGA terpilih mereka akan merevitalisasi rumah-rumah adat dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah secara bertahap.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

“Itu merupakan tanggung jawab kita 5 tahun ke depan. Karena apa? simbol kita itu budaya. Kalau budaya ini kita tidak diwariskan kepada generasi-generasi berikut orang tidak tahu lagi. Ini harus kita benah,” ungkap Adrianus Garu.

Sementara itu, Pengelola Obyek Wisata Kampung Todo, Gregorius menyampaikan terima kasih kepada Paket SIAGA dan rombongan yang telah datang berkunjung ke Kampung Adat Todo.

“Kami merasa bersyukur sekali, karena mereka dua ini salah satu kandidat calon gubernur dan wakil gubernur NTT,” ungkapnya.

Ia juga mendukung program Paket SIAGA untuk merevitalisasi rumah-rumah adat.

“Program mereka sangat menyentuh sekali, dimana untuk membangkitkan revitalisasi kampung adat,” katanya.

Ia menambahkan, Kampung Todo merupakan pusat kerajaan Manggarai dulu. Di Kampung Todo, kata dia, ada 9 rumah adat.

“Yang sudah terbangun itu ada 6 dan tiganya masih dalam proses usulan pembangunan,” katanya.

Ia juga mengatakan, Kampung adat Todo merupakan obyek wisata yang berbasis budaya.***

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:47 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Berita Terbaru