Wujud Cinta Alam, Mahasiswa STPM Lakukan Penghijauan di Desa Tenda Ondo Ende

- Penulis

Rabu, 17 November 2021 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Kegiatan Penghijauan Iryana Ugat Menyerahkan Anakan Pohon Kepada Aparat Desa Tenda Ondo (Foto: Istimewa)

Koordinator Kegiatan Penghijauan Iryana Ugat Menyerahkan Anakan Pohon Kepada Aparat Desa Tenda Ondo (Foto: Istimewa)

Ende, Savanaparadise.com,- Mahasiswa STPM Santa Ursula Ende lakukan kegiatan penghijauan di Desa Tenda Ondo Kecamatan Nangapenda, Kabupaten Ende.

Kegiatan penghijauan dilakukan oleh mahasiswa dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi yaitu pengbadian pada masyarakat.

Disisi lain, rasa kecintaan terhadap lingkungan alam disekitarnya sehingga mengetuk nurani mahasiswa untuk melakukan gerakan sosial lewat penghijauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator kegiatan penghijauan, Paskalia Iryana Ugat, kepada Savanaparadise.com, Selasa (16/11/21), menuturkan berdasarkan kondisi riil yang kita jumpai di Desa Tenda Ondo, dikala hujan turun sering terjadinya erosi sehingga menyebakan banjir bahkan yang menimpa rumah warga.

Dan berdasarkan keterangan aparat Pemerintah Desa, ada satu dusun yang selalu terkana dampak erosi yakni Dusun Koporombo.

Berangkat dari keluhan ini, kata Iryana yang mengetuk nurani teman-teman mahasiswa untuk melakukan penghijauan di Desa Tenda Ondo.

“Kita berharap semoga melalui kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat setempat untuk kemudian harinya”, ucap Iryana.

Baca Juga :  GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Kehadiran mahasiswa dari STPM Santa Ursula dalam melakukan penghijauan di wilayah tersebut ternyata disambut baik oleh aparat Desa dan seluruh masyarakatnya.

Hal ini ditunjukan lewat keterlibatan aparat dan masyarakat, bersama sama mahasiswa turun ke lokasi peghijauan untuk menaman pohon di beberapa titik rawan erosi.

Eduardus Oa, anggota BPD Desa Tenda Ondo memberikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa STPM Sanur yang telah memberikan perhatian khusus untuk Desa Tenda Ondo lewat kegiatan penghijauan.

“Saya boleh katakan bahwa ade-ade mahasiswa dari STPM adalah generasi yang sangat peduli dengan alam dan peduli juga keberlangsungan hidup masyarakat Desa Tenda Ondo kedepannya”, ujar Eduardus.

Denga dasar kepedulian itu, tambah Eduardus, mereka pekah terhadap kondisi lingkungan alam dan keadaan masyarakat di Desa Tenda Ondo sehingga mereka turun melakukan penghijauan demi menahan erosi dan banjir yang terjadi diwilayah ini.

Baca Juga :  Korwil BGN Ende Sebut Dari 13 SPPG Yang Sudah Beroperasi Sebanyak 36.215 PMT Terlayani

“Kita berharap perjuangan dan pengorbanan dari ade-ade mahasiswa ini dapat memberikan dampak positif dikemudian hari”, imbunnya.

Sementara, pada saat kegiatan diskusi malam, Kepala Desa Tenda Ondo, Petrus Ta menerangkan erosi dan banjir yang dialami masyarakat Desa Tenda Ondo bukan murni karena aktifitas masyarakatnya yang merusak lingkungan alam disekitar.

Melainkan, terang Kades erosi dan banjir ini disebabkan ada juga aktifitas dari masyarakat Desa tetangga sehingga Desa Tenda Ondo ikut terkena dampaknya.

“Misalnya pembukaan lahan baru untuk dijadikan kebun disekitar sungai itulah sehingga menyebakan pemukiman warga saya terancam”, ujar Kades.

Menurut Kades sudah berulangkali dilakukan himbauan, namun belum direspon secara baik oleh warga.

“Sebagai Kepala Desa kita sudah lakukan pendekatan tapi semuanya kembali ke pribadi orangnya”, tutur Kades.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih
Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:17 WIB

Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Minggu, 12 April 2026 - 21:57 WIB

Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga

Sabtu, 11 April 2026 - 12:42 WIB

Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Berita Terbaru