Bagaimanakah Tanggapan Pimpinan DPRD NTT Tentang Informasi Anggotanya Terpapar Covid-19, Simak Ulasannya

- Penulis

Jumat, 22 Januari 2021 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Beredar kabar bahwa sejumlah anggota DPRD NTT diduga terpapar Covid-19. Agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat, Wakil Ketua DPRD NTT, Aloysius Malo Ladi pun angkat bicara.

“Saya belum tahu tentang informasi iti kalau rekan-rekan saya di DPRD NTT banyak yang terpapar Covid-19, kata Aloysius Malo Ladi kepada wartawan, Jumat, (22/1).

Menurut Aloysius, untuk memastikan apakah rekan-rekan saya terpapar atau tidaknya harus dilakukan test Swab antigen atau PCR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau seseorang dikatakan terpapar Covid-19 minimalnya harus ada keterangan medis dari Dokter”, kata Aloysius.

Ketua DPW PKB NTT menyarankan kalau memang rekan-rekan terindikasi terpapar Covid-19 harus segera dilakukan test swab antigen atau PCR sehingga dari hasil test dapat diketahui apakah positif Covid-19 atau negatif.

Baca Juga :  Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

“Kita semua tahu tentang gejala Covid-19 seperti, indra penciuman kurang tajam, demam, batuk, dan sesak nafas. Siapapun yang merasa ada gejala demikian, harus segera dilakukan pemeriksaan”, Tuturnya.

Dirinya juga mengajak kepada semua orang ataupun kawan-kawan di DPRD NTT kalau memang terbukti Covid-19, harus berani terbuka dan tidak boleh ditutupi.

Selain itu Ia juga menyarankan jika memang positif Covid-19, segera isolasi mandiri sambil lakukan pengobatan sesuai arahan dokter. Terpapar Covid-19 bukan sesuatu yg memalukan dan harus disembunyikan, kata dia.

Tambahnya, apabila ada keterbukaan, berarti kita telah membantu pihak medis dalam hal melakukan trancing kepada saudara ataupun teman- teman yang selalu bersama-sama dengan kita. Disamping itu kita juga telah membantu Pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Untuk diketahui sebelumnya media ini juga pernah memberitakan bahwa salah satu anggota DPRD NTT, Refafi Gah yang mengaku dirinya terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTT ini, sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Bahkan Ketua DPD Hanura NTT ini mengaku bahwa dirinya juga belum mengetahui informasi kalau rekan-rekan DPRD NTT ada juga yang terpapar Covid-19.

Untuk memastikan informasi terkait dugaan sejumlah anggota DPRD NTT yang terpapar Covid-19, media ini mencoba menghubungi Kadis Kesehatan NTT, Meserasi Ataupah. Namun, pesan yang dikirim sempat dibaca, tapi tidak ada konfirmasi balik dari Kadis Meserani terkait kebenaran informasi tersebut.(SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru