Sekretaris PSI NTT : Kembalikan Uang Reses Merupakan Komitmen PSI

- Penulis

Jumat, 10 Januari 2020 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPW PSI NTT, Junaidin Mahasan

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) memberi apresiasi terhadap anggota DPRD dari PSI yang mengembalikan sisa uang reses yang tidak terpakai. Sekretaris DPW PSI NTT, Junaidin Mahasan mengatakan pengembalian uang reses merupakan komitmen politik PSI terhadap rakyat.

Junaidin mengatakan hal itu ketika dimintai pendapatnya terhadap, Eman Jurumana yang mengembalikan sisa uang reses ke kas negara. Eman merupakan anggota DPRD kabupaten Sumba Tengah ini mengembalikan sisa uang reses sebesar Rp 3.311.268,-.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembalian uang reses itu diterima oleh Bendahara Setwan DPRD Sumba Tengah dan akan disetorkan kembali ke kas negara.

Baca Juga :  Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

“Itu adalah komitmen PSI, jika tidak menghabiskan harus di kembalikan,” kata Junaidin ketika dihubungi SP belum lama ini di Kupang.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah yang dilakukan oleh Eman Jurumana sudah dilakuakan oleh seluruh anggota DPRD yang berasal dari PSI?, Junaidin hanya menjawab diplomatis. Ia hanya mengatakan kalau anggaran resesnya habis terpakai berarti tidak dikembalikan.

“Kalau tidak ada yang mengembalikan berarti anggarannya mereka pakai semua. Seperti Provinsi NTT (Cristian Widodo anggota DPRD NTT- red) itu di pakai semua dengan memperbanyak jumlah titik reses,” ujarnya.

Untuk diketahui uang reses yang dikembalikan oleh Eman Jurumana merupakan sisa uang reses yang tidak terpakai untuk biaya sewa tenda dan kursi serta biaya konsumsi yang tidak habis terpakai.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

“sisa makan minum dari target 150 orang perserta saya hanya menemui atau hadir berdasarkan absen saya hanya 101 orang dan sisanya 49 orang dikalikan dengan Rp.39.000 per orang baiaya makan minumnya jadi total sisa makan minum sebesar Rp.1.911.000 dan biaya sewa kursi meja dan tenda juga saya kembalikan karena anggran itu tidak terpakai karena saya melaksanakan reses digedung Kantor Desa Cendana Barat jadi saya tidak lagi sewa meja kursi dan tenda,” jelasnya. (SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru