GP Ansor NTT Dukung Pemerintah Libas Kelompok Radikalisme

- Penulis

Sabtu, 9 November 2019 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Nusa Tenggara Timur Meminta Pemerintah NTT lebih Serius Menyikapi Tantangan Berat Kelompok Radikal, Sesuai Dengan Hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) GP Ansor Yang berlangsung selama dua hari pada Tanggal (7/11/2019) Merespon berbagai isu dalam Rapat tersebut.

Menindaklanjuti Hasil Rakornas, Sikap GP Ansor Wilayah Provinsi NTT berharap kepada pemerintah, khusus kepada Menteri Agama Fachrul Razi, dalam melibas radikalisme bukan semata-mata dari aspek simbolik-parsialistik yang digunakan, namun akan tetapi pada konsentrasi gerakan pada aspek ideoligi dan sistim agar bisa mendukung secara gamblang tujuan Presiden Jokowi Memberantas Radikalisme.

Selain Empat Mentri dengan isu yang sama Memberantas Radikalisme, GP Juga Mendesak Pemerintah Daerah Gubernur, Para Bipati Se-NTT Harus berkomitmen dengan merespon gerakan-gerakan oleh kelompok yang menentang ideologi pancasila, ungkap Ketua PW Ansor NTT Ajhar Jowe kepada Media Jumat (8/11/2019).

Menurut Ajhar, Organisasi yang dianggap radikal, secara masif yang terus melakukan agenda yang mengatasnamakan agama perlu ada antisipasi, dengan merespon segala bentuk yang dilingkungan masyarakat.

“Apapun gerakan yang mengatasnamakan agama dengan menolak pancasila sebagai ideologi apa wajib untuk diperangi kelompok teraebut” kata Ajhar

Dikatakan Ajhar, Keinginan Presiden Jokowi d perilde kedua serius memberantas Radikal melalui empat kementrian yang sama-sama memdorong demi mewujudkan secara total dalam konteks pemberansan.

Baca Juga :  Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

GG Ansor Yakon, kata Ajhar pemerintah punya kekuatan melalui birokrasi bisa mendeteksi agar benar mencapai tujuan.

Memang kelompok radikal hari ini, Kata Pria yang sering disapa AJ ini, mendeesain mendesain berbabagai cara untuk melakukan gerakan-gerakan akan tidak mudah dibaca oleh masayrakat.

Dijelaskan AJ sejauh ini sudah memulaui kelompok pada awal anti pancasila tetapi mereka sendiri berani mengusung Tema Pancasila, ini kami melihat pola baru akan dilakukan tetapi isi kegiatan tetap soal perjuangam serta misi utama adalah khilafah.(SP)

Berita Terkait

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Berita Terbaru