Iban Medah Daftar di PKB

- Penulis

Kamis, 18 Mei 2017 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Savanaparadise.com – Bakal calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Golkar Ibrahim Agustinus Medah, Rabu (17/5/2017) mendaftar di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT.
Pada kesempatan itu, Iban Medah sapaan untuk Ibrahim Agustinus Medah mengatakan, jika dirinya terpilih menjadi gubernur NTT untuk periode 2018-2023, maka hal terpenting yang dilakukan yakni mewujudkan keinginan terbesar masyarakat yaitu membawa daerah itu keluar dari persoalan kemiskinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehingga NTT tidak lagi dikonotasikan sebagai provinsi atau daerah miskin. NTT harus bisa sejajar dengan provinsi- provinsi maju lainnya di Indonesia. Masyarakat NTT harus hidup sejahtera,” ungkapnya.

Menurut Medah, perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Golkar sangat selaras baik di tingkat nasional maupun di NTT, yakni sama- sama berkeinginan untuk mensejahterakan masyarakat terutama yang ada di NTT.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

“Karena itu, dengan mendaftar di PKB adalah sudah saat dan langkah yang tepat serta pintu yang tepat untuk nantinya berjuang bersama- sama membangun daerah ini,” ujarnya.

“Apabila Tuhan berkenan, kita berkoalisi dan memenangkan Pilkada ini, dan ini merupakan suatu kekuatan yang besar, bersama- sama membangun Nusa Tenggara Timur,” tambahnya.

Dia mengatakan, bahwa Gubernur Frans Lebu Raya telah berbuat banyak untuk NTT, namun masih banyak juga yang belum sempat dilakukan dalam masa kepemimpinannya selama dua periode itu.

“Oleh karenanya, meskipun saya sudah dua kali mengikuti pilkada gubernur dan belum sempat berhasil, tetapi kali ini saya ikut lagi karena saya ingin menerapkan apa yang menjadi program dari Partai Golkar dan PKB dan juga partai lainnya untuk mewujudkan masyarakat NTT yang lebih sejahtera,” katanya.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Medah berargumen, para ahli pembangunan mengatakan bahwa tujuan atau keinginan tak akan pernah berakhir. Karena itu pula keinginan masyarakat NTT untuk dikeluarkan dari persoalan kemiskinan perlu diwujudkan.

“Agar masyarakat NTT tidak lagi dianalogikan sebagai provinsi miskin, dan karena itu, sekalipun saya sudah dua kali belum berhasil terpilih menjadi gubernur, tetapi kali ini saya ingin ikut lagi sekali untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat NTT,” tandasnya.(SP)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Berita Terbaru

Oplus_131072

Kupang

Politisi PDIP Sebut NTT Mart Lebih Mirip Kios Biasa

Selasa, 3 Mar 2026 - 08:45 WIB