Tiga Pekerja Bangunan Tewas Kesetrum Listrik

- Penulis

Rabu, 29 Juni 2016 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

Kupang, Savanaparadise.com,- Tiga orang dari tujuh orang pekerja bangunan tewas dalam kecelakaan kerja. ketiga pekerja itu yakni Vinsen Ola, Servasius Ola dan Richard Bifel jatuh dari ketinggian 6 meter karena kesetrum ketika memasang Ball Room, Rabu, 28/06.

Sementara empat orang lainnya sedang dirawat intensif di rumah sakit. Kuat dugaan kecelakaan kerja ini di akibatkan rangka plafon yang menggunakan baja ringan terkena aliran listrik.

Pihak Kepolisian dari Sektor Kelapa Lima yang menerima laporan langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihak Kepolisian langsung memasang Police Line.

“Kita menerima informasi dari masyarakat, ada empat korban. empat korban dua orang kaka beradik informasinya. kita akan selidik dan sidik lagi, sejauh mana sehingga korban bisa kecelakaan kerja seperti ini. semenara masih dibawa ke rumah sakit kota kita belum tau keadaan mereka seperti apa sampe saat ini, yang pasti darah seperti ini kita masih cek dokter yang tau ahlinya”, kata Kapolsekta Kelapa Lima,Kompol Samuel Simbolon kepada wartawan.

Salah satu pekerja yang selamat , Joni Faimanu mengatakan mereka terkena aliran listrik yang bocor dan mengenai stelan kuda kuda rangka plafon Ball Room.

Baca Juga :  Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

“Ini kan katong kasi pindah besi, kasi pindah besi yang baju biru itu stel kuda-kuda terus dia bilang woi dapat strom, strom. sonde lama dia su jatuh, yang satu, yang baju kuning dia tagantung di holding aduh, aduh. beta hanya berdiri begini sa takut kena besi nanti kena strom langsung beta lompat turun. hanya itu kaka jatuh, dong dua jatuh ” jelasnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian telah memeriksa beberapa orang pekerja yang selamat dalam kejadian tersebut.

Pihak kepolisian juga akan memanggil Pemilik bangunan, Kontraktor serta pengawas pekerjaan untuk dimintai keterangan.(JN)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru