Liyanto : Eksekusi Mati Bali Nine Harus Jalan

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2015 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Abraham Paul Liyanto menegaskan bahwa kedua terpidana mati anggota bali nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran harus segera dieksekusi.
Pasalnya, kedua anggota Bali Nine itu telah merusak moral bangsa dengan cara mengedarkan narkoba di Indonesia.

“Mengedarkan narkoba itu merupakan kejahatan luar biasa, dan itu yang dilakukan kedua warga Australi itu,” tutur Pauliyanto, Kamis (26/2) di Kupang.

Menurut Pauliyanto, pemerintah tidak perlu takut dengan segala macam ancaman yang belum terjadi karena warga Negera Indonesia yang ada di luar negeri pun banyak yang terancam dihukum mati, padahal mereka bukan penjahat seperti gembong narkoba itu.

“Ribuan TKI seperti di Malaysia dan negara lainnya yang terancam dihukum mati, hanya karena membela diri saat akan diperkosa atau atas jenis kekerasan lainnya dari majikan mereka. Mereka melakukan hal positif negara, sedangkan warga negara Australia 2 orang itu yang merusak moral bangsa kok di lindungi, harus dihukum mati,” tegasnya.

Pauliyanto juga menuturkan bahwa eksekusi mati harus dilakukan, sebab jika tidak dilakukan eksekusi mati maka Indonesia tetap dianggap negara yang lemah oleh negara lain dan akan semakin banyak gembong narkoba yang masuk di Indonesia.

Baca Juga :  Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Tak hanya itu, Pauliyanto juga mengingatkan, jika Australia ingin melindungi warganya, maka Australia harus berani membela warga Negara Indonesia yang terancam dihukum mati di luar negari.

“Jangan hanya bela warganya dong, warga kami juga harus di bela, apalagi warga kami bukan penjahat yang pantas dihukum mati,” kata Anggota DPD Dapil NTT itu.(SP)

Berita Terkait

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Berita Terbaru