Wacana Provinsi Flores Hanya Pantun Jenaka

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2014 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Anggota DPRD Provinsi NTT, Gabriel Suku Kotan mengatakan inisiatif pembentukan Provinsi Flores yang saat ini sedang di wacanakan ibarat sebuah pantun jenaka yang dimainkan untuk kepentingan elit. Padahal kata dia Niat untuk membentuk Provinsi kepulauan sudah memakan proses yang lama.

” Apa kebanggaan membentukan Provinsi Flores, jangan sampai lebih buruk lagi dari Provinsi yang sudah ada,” ujarnya kepada wartawan, kamis, 20/03, dikupang.

Dikatakannya Roh otonomi pembentukan daerah baru dalam konteks ketata negaraan adalah pendekatan pelayanan bukan semakin menjauhkan pelayanan.

Dijelaskan lebih jauh, misalkan masayarakat dari kabupaten Alor dan Lembata untuk mengurus sesuatu hal harus pergi ke Mbay. Rentang jarak yang tidak sedikit tentunya akan membuat pelayanan tidak maksimal kepada masyarakat serta memakan biaya yang tidak sedikit

Menurutnya Ternyata lebih dekat ke kupang daripada harus ke Mbay sebagai calon ibukota provinsi Flores.

” Lebih baik mendukung Provinsi Kepulauan yang sudah dan sementara diperjuangkan oleh Gubernur NTT saat ini,” ujarnya.

Bagi Dia, adalah lebih baik membangkit spirit mendukung provinsi kepulauan, yang sementara diperjuangan oleh pemerintah provinsi NTT.

” Nah kalau mau membentuk Provinsi Flores subtansialnya apa? Jangan sampai orang dari Provinsi lain menertawakan kita soal perjuangkan NTT sebagai Provinsi Kepulauan tapi di sisi lain ada yang memperjuangkan Provinsi Flores” ujarnya.(SP)

Berita Terkait

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST
Umat Kotakeo Sambut Uskup Budi dan Keluarga Besar Jacob Nuwa Wea Secara Adat
Sidik Jari Mantan Menakertrans, Yacob Nuwa Wea di Paroki St Yakobus Rasul di Nagekeo, Umat Beri Apresiasi 
Masyarakat Tolak Rencana TPST Baru, Zulkinanar: Ende Selatan Bukan Tempat Sampah
Seribu Lilin di Ende Momen Gugah Nurani Anak Bangsa
JPIC SSPS Adakan Doa Lintas Agama Seribu Lilin di Ende, Sikapi Persoalan Bangsa Indonesia
Cipayung Plus Soroti Soal Penyerapan Anggaran Terendah Hingga Geothermal, Begini Kata Bupati Ende
Vinsen Sangu Resmi Pimpin PBVSI Ende Masa Bakti 2025-2029
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:53 WIB

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST

Minggu, 28 September 2025 - 09:12 WIB

Umat Kotakeo Sambut Uskup Budi dan Keluarga Besar Jacob Nuwa Wea Secara Adat

Minggu, 28 September 2025 - 09:07 WIB

Sidik Jari Mantan Menakertrans, Yacob Nuwa Wea di Paroki St Yakobus Rasul di Nagekeo, Umat Beri Apresiasi 

Kamis, 25 September 2025 - 19:52 WIB

Masyarakat Tolak Rencana TPST Baru, Zulkinanar: Ende Selatan Bukan Tempat Sampah

Minggu, 14 September 2025 - 15:46 WIB

Seribu Lilin di Ende Momen Gugah Nurani Anak Bangsa

Berita Terbaru