SKIPM Kupang dan Edward Tanur Bagi 1,4 ton Ikan di TTU

- Penulis

Sabtu, 14 Mei 2022 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pose bersama masyarakat di TTU usai penyerahan secara simbolis 1,4 Ton Ikan Kering oleh SKIP Kupang dan Anggota DPR RI, Edwar Tanur (Foto: Istimewa)

Pose bersama masyarakat di TTU usai penyerahan secara simbolis 1,4 Ton Ikan Kering oleh SKIP Kupang dan Anggota DPR RI, Edwar Tanur (Foto: Istimewa)

Kupang, Savanaparadise.com,-Memperingati Bulan Mutu Karantina Tahun 2022, Anggota DPR RI Komisi IV dari Daerah Pemilihan (Dapil ) NTT, Edward Tanur bekerjasama dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kupang menyerahkan 1,4 ton ikan kering untuk masyarakat di Kecamatan Miomafo Tengah, Timor Tengah Utara (TTU).

Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Gereja Paroki Santo Nikolaus, Desa Bijaepasu, Miomafo Tengah.

Hadir dalam acara tersebut anggota DPR RI Komisi IV Edward Tanur, SH, Pastor Paroko Santo Nilokalus Romo Emanuel N. Usboko Pr, Kepala Pusat Karantina Ikan, Dr.Ir Riza Priyatna,M.P, Kepala SKIPM Kupang Ridwan S. St.Pi, dan perwakilan kelompok masyarakat penerima bantuan

Romo Emanuel dalam sambutannya menyampaikan umat di wilayah paroki St.Nikolas Bijaepasu pada umumnya berprofesi sebagai petani, banyak tantangan yang dihadapi dalam urusan pertanian, sehingga umat sangat senang bisa bertemu dan berdialog langsung dengan wakil rakyat dari DPR RI.

“ Terima kasih atas kehadiran pak Edward dan rombongan, ini adalah perwujudan sabda telah menjadi daging, kata – kata telah menjadi roti dan ikan, Pak Edward dan Balai Karantina tidak hanya berbicara saja tetapi langsung berbuat sesuatu untuk kita masyarakat, “ ujar Romo Emanuel melalui press release yang diterima Savanaparadise.com, Jumat (13/05/22).

Saat memberikan sambutan, Kepala Pusat Karantina Ikan Dr. Ir. Riza Priyatna, M.P, mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dalam memperingati Bulan Mutu Karantina.

“ Program ini rutin, dan ini adalah aspirasi dari anggota DPR RI Komisi IV yang bekerjasama dengan KKP untuk memberikan bantuan kepada masyarakat lewat BKIPM Peduli,” ujar Dr. Riza

Baca Juga :  754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas

Dr. Riza juga menghimbau masyarakat tetap mengkonsumsi ikan sehat dan bermutu salah satu manfaatnya adalah untuk mengatasi masalah gizi yang masih terjadi di Kabupaten TTU.

Sementara, Kepala SKIPM Kupang, Ridwan ,S.St.Pi mengatakan kegiatan pemberian ikan sehat bermutu ini sebanyak 1.400 kg ikan teri kering. Melalui bantuan diharapkan bisa membantu memenuhi keburuhan protein dan mengatasi stunting

Anggota DPR RI Komisi IV Edward Tanur mengatakan sebagai wakil rakyat dia akan terus lakukan kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam hal ini SKIPM sehingga bisa membantu masyarakat NTT dalam mengatasi stunting yang ada di NTT.

“ Kegiatan ini juga bermanfaat bagi masyarakat nelayan di NTT, karena ikan yang diberikan bagi warga adalah hasil dari para nelayan di NTT, dari rakyat dan kembali untuk rakyat,” tutup politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini. (*)

Berita Terkait

Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Berita ini 21 kali dibaca