Sebelum Dirujuk ke Surabaya, Gubernur Ditangani Dokter RSUD Johanes

- Penulis

Senin, 6 Juli 2015 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya sempat menjalani pengobatan dan fisiotherapi oleh dokter ahli saraf dari RSUD Johannes Kupang sebelum diterbangkan ke Rumah Sakit Dr Sutomo, Surabaya.

Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni mengatakan itu dalam Rapat Paripurna denan agenda mendengar pendapat fraksi terhadap laporan pertanggungjawaban gubernur di Gedung DPRD setempat, Senin (6/7).

Penjelasan Benny untuk menjawab pertanyaan Ketua Fraksi PAN Anjelino da Costa yang minta pemerintah menjelaskan kondisi gubernur. Namun saat Benny menyampaikan penjelasan, volume pengeras sauara di ruang rapat paripurna tersebut tiba-tiba mengecil.

“Gubernur mengeluh sakit sejak 30 Juni 2015 dan sempat menjalani perawatan di Kupang. Namun karena peralatan kurang memadai sehingga dirujuk ke Surabaya,” ujarnya

Menurut Benny, setelah sakit 30 Juni tersebut, gubernur dirawat Kemudian pada 1 Juli, gubernur kembali mengeluh sakit yang sama sehingga dilakukan pemeriksaan laboratorium. “Pada 2 Juli 2015 terjadi keluhan serupa sehingga dilanjutkan pengobatan dan fisiotherapi oleh dokter ahli saraf RSUD Johannes Kupang,” ujarnya.

Baca Juga :  Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Ia mengatakan pada Senin hari ini, akan diputuskan, apakah gubenur boleh pulang ke Kupang atau tidak, karena disarankan untuk tetap beristirahat beberapa hari di Surabaya,” katanya.(SP)

Berita Terkait

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Berita Terbaru

Kondisi salah satu rumah warga di Dusun Nioniba isi dalam rumah dipenuhi lumpur sesudah banjir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 08:15 WIB