Revitalisasi Rumah Adat,SPK Komitmen Kembalikan Identitas Masyarakat NTT

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Savanaparadise.com- Sebagai provinsi kepulauan yang dikenal dengan keragaman budayanya. Keragaman budaya NTT tercermin dalam arsitektur tradisionalnya.

Arsitektur ini meliputi berbagai jenis rumah adat yang tersebar di berbagai wilayah di seluruh pelosok NTT.

Rumah-rumah adat ini bukan hanya sebagai tempat tinggal fungsional, tetapi juga memiliki makna filosofis yang berangkat dari budaya lokal, keyakinan, dan cara hidup masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun sejalan dengan perkembangan zaman, keunikan budaya lokal ini nyaris tergerus arus modernisasi.

Karena itu, sebagai calon pemimpin masa depan NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu, yang memiliki visi besar menjadikan pariwisata sebagai prime mover pembangunan ekonomi, akan melakukan revitalisasi rumah adat dan kampung adat.

Baca Juga :  SPK Fokus Pada Pengembangan Industri Lokal untuk Meningkatkan Ekonomi NTT 

Calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi, menjelaskan, revitalisasi rumah adat adalah upaya merehabilitasi dan menggiatkan kembali potensi rumah adat dalam rangka pelestarian kebudayaan dan pariwisata.

“Revitalisasi rumah adat dapat memberikan banyak manfaat, di antaranya, meningkatkan daya tarik wisata budaya, menciptakan ruang pendidikan, memajukan ekonomi lokal, memperkuat identitas lokal, menciptakan ruang kreatif dan seni,” jelas Simon Petrus Kamlasi.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian rumah adat di NTT, antara lain, melakukan inventarisasi dan dokumentasi rumah adat, melakukan pemeliharaan dan perawatan rutin.

“Rumah adat tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol identitas, nilai, dan kearifan lokal masyarakat di berbagai daerah di NTT,” ungkapnya.

Baca Juga :  Erik Rede: Terkait Pergantian Pimpinan DPRD Sudah Diusulkan 3 Nama, Golkar Ucap Selamat

Selain revitalisasi rumah adat dan kampung adat, pasangan calon gubernur dengan tagline SIAGA ini akan fokus membangun infrastruktur pariwisata.

“Fasilitas pendukung yang ada di setiap destinasi pariwisata akan diberi perhatian khusus. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan,” jelas SPK

Revitalisasi rumah adat, kata SPK, merupakan satu dari 35 program prioritas paket SIAGA yang akan dikolaborasikan untuk mewujudkan kemadirian ekonomi masyarakat.

“Program SIAGA Infrastruktur hingga SIAGA Ekonomi menjadi lokomotif yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal demi terwujudnya pembangunan di NTT yang berorientasi pada keberlanjutan dalam bidang ekonomi (economic prosperity), sosial (social equity), budaya (cultural vitality) dan lingkungan hidup (environmental sustainability),” jelas putra terbaik pulau Timor itu.

Penulis : Nyongky, Gery

Berita Terkait

Fraksi PDIP DPRD Ende Buka Suara Atas Perbub Nomor 10 Tahun 2025, Jadi Objek Interpelasi
Ketua DPD PDIP NTT Usulkan Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende Dinaikkan Statusnya Melalui Kepres
Pimpin Konfercab di Ende, Djarot Sebut Flores Punya Hubungan Historis Sangat Kuat Dengan PDI Perjuangan
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Erik Rede Gabung ke PAN, Ahmad Yohan: PAN Merupakan Rumah Yang Nyaman Bagi Semua Orang
Songsong HUT Golkar Ke-60, Partai Beringin di Ende Gelar Pasar Murah
Ketua Pemuda Klasis Dukung SE Wali Kota Kupang Soal Jam Pesta, Minta Sosialisasi hingga Tingkat RT/RW
Christian Widodo Tegaskan Pembatasan Jam Pesta Bukan Larangan, tapi Keseimbangan Hak
Berita ini 2 kali dibaca