Ratusan Ibu-Ibu Geruduk DPRD NTT, Ada Apa?

- Penulis

Selasa, 10 Juli 2018 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Ratusan Ibu ibu di kota Kupang mendatangi kantor DPRD NTT, Selasa, 10/07/18. Ibu-ibu ini adalah orang tua yang anak- anaknya tidak terakomodir di sekolah Negeri di kota Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibu Melda misalnya kesal dengan Perda Zonasi yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi NTT. Melda mengatakan dengan Perda itu mestinya bisa mengakomodasi kepentingan orang tua murid yang berada pada zona yang sudah ditentukan.

” Saya tinggal di wilayah Maulafa tapi tidak diakomodir pada sekolah yang ada pada daerah itu. Tapi apa? Anak anak dari Tarus bisa ditetima, ini ada apa?, Ujarnya setengah berteriak.

Kedatangan ibu-ibu bersama anak-anak usia sekolah ini sempat membuat heboh di kompleks DPRD NTT.


Pasalnya selain terus mengomeli aparat keamanan yang mengawal, ibu-ibu terus berdebat tentang perda sonasi. Bahkan anak-anak yang ikut serta dalam demo tersebut terus menyanyikan lagu lagu wajib di sekolah. karena terus mendapat umpatan, ibu-ibu beserta anak-anak sekolah yang ikut diarahkan ke ruang sidang Kelimutu.(S13)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :