Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Polres Ende Lagi Bersiaga di Tempat Kejadian Bencana Longsor di Roa Ende (Foto: Istimewa)

Personil Polres Ende Lagi Bersiaga di Tempat Kejadian Bencana Longsor di Roa Ende (Foto: Istimewa)

Ende, Savanaparadise.com,- Intensitas hujan yang cukup tinggi melanda di wilayah Kabupaten Ende selama dua hari berturut-berturut, dari Sabtu hingga Minggu, 15-16 Maret 2026.

Curah hujan yang cukup tinggi selama dua hari tersebut menyebabkan terjadinya bencana longsor di Desa Roa, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT, pada Minggu, (16/3/26).

Dampaknya, badan jalan strategis nasional tertutup material longsor sehingga menghambat lalulintas kendaraan yang melewati badan jalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespon kejadian itu, Kapolres Ende segera menginstruksikan jajaran Polsek Detusoko dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk terjun langsung ke lokasi guna memastikan keamanan pengguna jalan.

“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas dan Personel Satlantas dan Anggota Polsek Detusoko sudah berada di titik lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya antrian kendaraan yang panjang. Koordinasi intensif juga langsung dilakukan dengan Dinas PU Kabupaten Ende untuk pembersihan material longsor,” kata Kapolres.

Baca Juga :  KPU Ende Gelar Safari Demokrasi Partisipasi di Bulan Ramadhan

​”Kami mengimbau para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur Detusoko, terutama saat hujan turun. Ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” sambungnya.

​Hingga berita ini diturunkan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pihak kepolisian tetap menyiagakan personel di titik-titik rawan mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat adanya rembesan mata air dari perbukitan di sepanjang jalur Roa-Detusoko.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Ungkap Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru Capaian Belum Maksimal

​Pihak kepolisian juga mengantisipasi potensi munculnya berita bohong (hoaks) atau persepsi negatif di media sosial terkait kejadian ini. Masyarakat diminta untuk hanya merujuk pada informasi resmi dari pihak berwenang.

Adapun ​langkah langkah antisipasi yang telah diambil Satlantas Polres Ende, pengaturan Lalin dengan menempatkan personel Satlantas di lokasi terdampak. Selain itu, dilakukan pula siaga Bencana dengan mendorong Pemerintah Desa Roa untuk mengaktifkan sistem peringatan dini bagi warga sekitar.

​Dan terakhir, rekomendasi mitigasi yakni berkoordinasi dengan BPBD untuk pemetaan ulang titik rawan longsor di Kecamatan Detusoko guna mencegah terjadinya bencana serupa.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Oknum Polisi Aniaya Wartawan,Kuasa Hukum Korban Desak Kapolda NTT Tegas  
Bupati Badeoda Pastikan Stok Sembako dan BBM Jelang Lebaran Aman
Bupati Ngada Bertemu Gubernur NTT di Kupang, Apa Hasilnya? 
KPU Ende Gelar Safari Demokrasi Partisipasi di Bulan Ramadhan
Dr. Rudi Rohi Sebut Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Prosedur Lengkap Berpotensi Batal Demi Hukum 
Berbeda Dengan Akademisi, Ketua STN NTT Tegaskan Pelantikan Wajib Persetujuan Gubernur
Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran
Gubernur NTT Tunggu Hasil Inspektorat, Polemik Pelantikan Sekda Ngada Bisa Berujung Sanksi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:24 WIB

Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

Senin, 16 Maret 2026 - 09:42 WIB

Dugaan Oknum Polisi Aniaya Wartawan,Kuasa Hukum Korban Desak Kapolda NTT Tegas  

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:16 WIB

Bupati Badeoda Pastikan Stok Sembako dan BBM Jelang Lebaran Aman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:55 WIB

Bupati Ngada Bertemu Gubernur NTT di Kupang, Apa Hasilnya? 

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:48 WIB

Dr. Rudi Rohi Sebut Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Prosedur Lengkap Berpotensi Batal Demi Hukum 

Berita Terbaru