Pastikan Penyebab Kematian, Jenasah Hermanus Dami Diautopsi Forensik Polda NTT

- Penulis

Selasa, 16 Februari 2021 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ba’a, Savanaparadise.com,- Jenasah Hermanus Dami akan diautopsi oleh tim Forensik dari Polda NTT. Hal itu dilakuan untuk memastikan penyebab kematian Korban yang ditemukan tak bernyawa dalam semak belukar.

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Yames J Mbau, S.Sos mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polda NTT. Pihak medis setempat hanya melakukan pemeriksaan luar saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Pihak Medis di Puskesmas hanya lakukan pemeriksaan bagian luar tubuh korban. Maka itu, lebih jelasnya besok (16/2) Tim Dokter Forensik dari Polda NTT akan datang lakukan otopsi terhadap jenazah,” kata Iptu Yames Mbau, Senin (15/2) malam.

Petugas Kesehatan Puskesmas Batutua, dr. Rosni Malada yang dihubungi wartawan menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara tidak terdapat tanda – tanda kekerasan.

“Hasil pastinya belum tau jelas karena kami hanya visum (periksa) bagian luar. Secara umum tidak ada tanda kekerasan pada Jenazah,” kata dr. Rosni.

Ia juga mengkonfirmasi bercak darah pada hidung, mata dan mulut korban. Dijelaskannya untuk mengetahui itu dilakukan autopsi agar bisa diketahui lebih jelas.

“Betul ada darah, tapi setelah kami bersihkan tidak ada luka atau bekas apapun. Lebih jelas kalau sudah diautopsi,” terang dr. Rosni.

Seperti diberitkan sebelumnya Seorang Pemuda asal Desa Meoain, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Korban ditemukan oleh keluarganya setelah melakukan pencaharian.

Korban yang bernama Hermanus Dami ini menurut keluarganya pergi ke sawah untuk memperbaiki pagar. Namun karena korban tak kunjung pulang, keluarganya berinisiatif mencarinya.

Sekira pukul 19.00 Wita, di dalam belukar di pinggiran desa, korban ditemukan oleh ayah kandungnya Yacob Dami.(*)

Berita Terkait

GPSP Desak KSOP dan PELNI Terbuka Soal Penyebab KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor
Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?
Bunda Julie Laiskodat Akan Dilantik Jadi Ketum PERKEMI NTT; Datangkan Pelatih Jepang untuk Nagoya 2027
Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang
DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara
Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:20 WIB

GPSP Desak KSOP dan PELNI Terbuka Soal Penyebab KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi Ende

Minggu, 1 November 2026 - 09:07 WIB

KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Bunda Julie Laiskodat Akan Dilantik Jadi Ketum PERKEMI NTT; Datangkan Pelatih Jepang untuk Nagoya 2027

Berita Terbaru

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Ende, melalui Penata Layanan Operasional, Muhamad Ramadhan dan Plt. Kepala Cabang PELNI Ende, Haikal M. Djibran saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media (Foto; Mateus Bheri/SP)

Ende

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:34 WIB