Menggunakan Peralatan Seadanya, Warga Desa Tani Woda Di Ende Gotong Royong Bersihkan Material Longsor

- Penulis

Kamis, 21 Januari 2021 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Sejumlah Warga Desa Tani Woda bergotong royong membersihkan material longsoran menutupi badan jalan menuju tiga Desa di wilayah Kecamatan Lepembusu Kelisoke, dan Satu Desa yang berada di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Kamis, (21/01/2021).

Lokasi longsoran terjadi di dua titik, pertama di kali Lowoleke yang berbatasan antara Desa Detuara dan Desa Tani Woda. Kedua terjadi di Desa Taniwoda. Akibat curah hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari diwilayah Kecamatan Lepembusu Kelisoke sehingga material longsor kayu, batu, dan tanah menutup badan jalan setinggi 1/2 M.

Akibatnya, seluruh akses jalan menuju ke tiga desa yaitu Desa Detuara, Desa Tani Woda dan satu Desa yang berada diwilayah Kecamatan Kota, Desa Tiwusora putus total.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga Daniel Bhoka saat dihubungi mengatakan, karena belum ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ende, sejumlah warga yang didominasi orang muda berinisiatif untuk membersihkan material longsoran dengan menggunakan peralatan seadanya.

Baca Juga :  Terobos Medan Ekstrem; Polres Ende Sukses Beri Pengobatan Gratis dan Bantuan bagi Warga Terdampak di Ngalupolo

” Kami berinisiatif untuk membersihkan material longsor sehingga aktifitas masyarakat kami kembali normal “, ungkap Daniel.

Gotong royong itu dilakukan agar arus lalulintas kembali normal seperti biasa, sebab kalau tidak, kata Daniel ekonomi di Desa ini akan mandek, apalagi beberapa warga yang memiliki usaha perkiosan dan bisnis lainya.

“Sayangkan kalau usaha itu tidak berjalan, apalagi yang membutuhkan bukan hanya mereka melainkan juga warga yang ada di desa ini”, tutur Daniel.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Desa Detuara, Marianus Sema, ketika dihubungi, kepada wartawan ia mengatakan, Pemerintah Desa Detuara bersama warga sempat membersihkan material longsor.

Akan tetapi, kata Kades Marianus, karena menggunakan peralatan seadanya longsoran yang terjadi di kali Lowoleke sulit dibersihkan. Kita sudah berupaya sebisa kita tapi karena keterbatasan, cuman kendaraan roda dua yang bisa mengaksesnya, ujar Kades Marianus.

Pihaknya berharap agar dinas PUPR bisa membantu untuk membersihkan material longsor dengan menggunakan alat berat.

Baca Juga :  Respons Cepat Pasca Gempa Flores; DPC PDIP Ende Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di 4 Kecamatan

Ungkapan yang sama dilonyarkan oleh Kepala Desa Tani Woda, Gregorius Nazi Yansen, saat dihubungi, dirinya mengaku saat ini dirinya bersama warga sedang membersihkan material longsoran.

“Longsoran yang terjadi beberapa pekan lalu sudah diberaihkan oleh warga tapi itupun khusus dilewati kendaraan roda sedang roda empat belum bisa”, katanya kepada wartawan.

Tamba dia, namun karena semalam terjadi lagi longsoran, sehingga hari ini, warga kembali membersihkan material longsoran tapi sama hanya khusus untuk kendaraan roda dua yang bisa lewat. sudah dua kali melakukan pembersihan jalan, pekan lalu saat longsoran pertama kita membersihkan agar kendaraan roda dua bisa lewat.

”Kita meminta agar dinas PUPR dan BPBD segera turun ke lokasi dengan alat berat guna membersihkan material longsor“, pinta Goris.

Sebelumnya media ini juga pernah memberitakan kejadian longsoran yang sama di dua titik ini. Akan tetapi sampai detik ini belum ada respon dari Dinas PUPR dan BPBD untuk turun ke lokasi.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:33 WIB

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Rabu, 16 September 2026 - 07:14 WIB

Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Selasa, 15 September 2026 - 16:05 WIB

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Jumat, 11 September 2026 - 17:53 WIB

Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Berita Terbaru