Lintang Flores, Perjuangan Bersepeda 1000 km Jelajahi Keindahan Pulau Flores

- Penulis

Minggu, 31 Maret 2024 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, Savanaparadise.com, – Lintang Flores, event perjalanan sepeda tanpa dukungan yang menawarkan rute sepanjang 1000 km dari Labuan Bajo menuju Maumere, dan kembali ke Labuan Bajo, telah sukses diselenggarakan antara tanggal 25-29 Maret yang lalu.

 

Adapun Lintang Flores adalah event kedua yang disponsori oleh Ta’aktana Resort & Spa dengan tujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata olahraga di Pulau Flores, setelah suksesnya penyelenggaraan Labuan Bajo Swim & Run pada tahun 2022 yang diikuti oleh atlet-atlet pemegang rekor nasional cabang renang dan triathlon seperti Fadlan, Kania Atmaja, dan Inge Prasetyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada edisi perdana event ini, para peserta baik yang memilih bersepeda solo maupun berpasangan, diuji ketangguhan fisik dan mentalnya ketika dihadapkan pada jalan berkelok-kelok sejauh 1.000 km dengan permukaan aspal, kerikil, hingga pasir; tanjakan dengan elevasi total 19.000 mdpl. Peserta juga harus bertahan dari teriknya matahari silih berganti dengan hujan sepanjang perjalana, untuk mencapai garis finis dalam batas waktu 100 jam.

 

Baca Juga :  Peduli Gempa Flores; Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Salurkan Bantuan Bagi Lansia di Ende

Boru Mccullagh, pesepeda ultra asal Inggris yang berhasil mencetak sejarah sebagai finisher pertama Lintang Flores dengan total waktu perjalanan 70 jam, menyampaikan bahwa Ia sangat terpesona dengan keindahan medan pegununungan serta keramahan masyarakat Flores yang Ia temui sepanjang perjalanan.

“Sepanjang hari saya mendengar sapaan dan melihat senyuman dari warga yang saya temui, banyak orang asing menemani saya bahkan di tengah hujan dan di malam hari, beberapa pemotor maupun pengemudi truk bahkan memberikan pencahayaan tambahan selama berjam-jam untuk memastikan saya bisa berkendara dengan aman” ujarnya.

“Saya juga tertarik untuk berpartisipasi di Lintang Flores karena adanya dukungan dari event ini untuk komunitas lokal di sini. Sebagian pendapatan dari lomba disumbangkan ke Komunitas Pencegahan Stunting untuk Anak Maumere” lanjut Boru.

Baca Juga :  GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi

 

Adapun posisi finis kedua dan ketiga edisi perdana Lintang Flores berhasil diraih oleh Bambang “Bembenx” Anggoro Jati dan Citra Dewi Saraswati.

 

Race director Lintang Flores, Tirfan Putera, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya seluruh rangkaian acara Lintang Flores ini dengan relatif lancar dan aman.

 

“Lintang Flores merupakan kesempatan langka bagi para Ultra Cyclist untuk menjalankan hobinya, dengan menantang batas kemampuan diri sembari menikmati lansekap alam Pulau Flores yang eksotis dan berinteraksi dengan masyarakat Flores. Kami berharap acara ini dapat terus berlangsung setiap tahun dan menarik lebih banyak lagi pesepeda ultra dari dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Tirfan.

 

“Kami juga berharap suksesnya penyelenggaraan Lintang Flores ini dapat memotivasi semua pihak untuk terus mengembangkan agenda pariwisata olahraga di Pulau Flores, sehingga menarik lebih banyak wisatawan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, serta menjadikan Pulau Flores sebagai pilar baru dan destinasi wisata olahraga yang ikonik di Indonesia,” tutupnya.(SP)

Berita Terkait

Perkemi Kota Kupang Juara Umum Badung Cup 2026, Julie Laiskodat Bidik Prestasi Dunia
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Berita ini 6 kali dibaca