Kronologi Penyerangan di DPP PDIP

- Penulis

Minggu, 21 April 2013 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, savanaparadise.com, – Kantor Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, diserang oleh sekelompok orang pada Sabtu, 20 April 2013, sekitar pukul 20.30 WIB. Penyerangan diduga dilakukan oleh sekitar 20 orang.

Ketua Komisi I PDI Perjuangan Mayjen (Purn.) Tb Hasanuddin mengatakan, kejadian berawal pada pukul 19.35. Ada seorang anggota Yon Zipur 13 ribut di sekitar pompa bensin dekat DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung. “Ribut dengan seorang pemuda, kemudian anak ini melarikan diri di tengah keramaian pengajian sekitar DPP,” kata Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Setelah itu, tentara itu mengundang teman-temannya yang secara bersamaan datang ke tempat kejadian untuk mencari anak muda itu. Beberapa orang, kata Hasanuddin, masuk ke kompleks DPP dan sempat memukul petugas keamanan dengan gagang sangkur.

Pelaku pemukulan itu, Pratu Rachmat dan Pratu Junaedi, dibawa oleh pengawal Megawati Soekarnoputri. “Kedua pelaku itu sekarang sudah diambil patroli Garnizun dan Komandan Batalion Zipur 13 untuk diproses hukum lebih lanjut di kesatuannya,” kata Hasanuddin. “Jadi bukan penyerbuan.”. (tempo.co/sp)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru