Kondisi Jalan Rusak Parah Dan Berlumpur, Warga Di Ende Menjerit

- Jurnalis

Jumat, 18 Februari 2022 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Penumpang dari Desa Kelikilu rela turun dari dump truck akibat jalan berlumpur sehingga mobil tertanam. (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Para Penumpang dari Desa Kelikilu rela turun dari dump truck akibat jalan berlumpur sehingga mobil tertanam. (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Jalur jalan penghubung menuju Desa Kelikiku, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende sangat memprihatinkan.

Tampak di sepanjang jalan terdapat bebatuan serta lubang yang menganga yang dapat memicu kecelakaan bagi pengguna jalan secara khusus yang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, dan mobil pengangkut penumpang.

Berdasarkan pantauan Savanaparadise.com dilapangan, saat melintasi wilayah tersebut terlintas dalam benak bahwa apabila kondisi jalan itu tidak diperbaiki segera, tidak menutup kemungkinnan bisa terjadi hal yang tidak di inginkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, selain rusak dan berlubang, di kala musim hujan kondisi jalan itu menjadi licin dan berlumpur yang dapat menggangu perjalanan bagi pengguna jalan dan mengancam keselamatan penumpang.

Persis seperti yang dialami oleh sebuah dump truck saat dijumpai SP di lokasi kejadian. Dump truck yang lagi mengangkut belasan penumpang ini sedang berupaya melewati jalan licin dan berlumpur itu.

Baca Juga :  Kalapas Ende Uraikan Dua Strategi Binaan Pada Narapidana

Sudah beberapa kali usaha yang dilakukan oleh sopir dump truck untuk melewati jalan licin dan berlumpur itu, namun, apalah daya usahanya selalu gagal. Yang pada akhirnya belasan penumpang di atas dump truck terpaksa harus turun dan rela jalan kaki beberapa meter jaraknya.

Selang beberapa saat kemudian, karena dibantu oleh sebagian penumpang, dump truck ini berhasil melewati jalan berlicin tersebut.

Sopir dump truck, Hendrikus Ndesa, kepada wartawan, Kamis (17/02/22), mengakui bahwa jalur jalan penghubung Ende Kelikiku kondisi jalannya sangat jelek dan memprihatinkan.

“Jalannya jelek, berlubang yang disertai licin dan berlumpur. Kadang kala kami sangat kesulitan melintas wilayah ini”, ungkap Hendrik.

Karena itu, Hendrik berharap minimalnya ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut demi keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Pastikan Penyebab Kematian, Jenasah Hermanus Dami Diautopsi Forensik Polda NTT

Sementara, orang muda dari Kecamatan Ndona, Adrianus So kepada media ini mengatakan, salah satu program prioritas Marsel-Djafar adalah JAL yang tak lain adalah Jalan, Listrik, dan Air.

Namun, kata Andrian, dengan melihat kondisi jalan hampir disetiap Desa maupun jalur lima ruas paralel yang belum tersentuh secara baik, maka Pemda Ende perlu mengevaluasi kembali program tersebut.

“Jangan kita hanya sekedar tata kota, tapi perlu juga tata Desa. Karena pasokan terbesar kebutuhan pokok di daerah ini didatangkan dari desa”, sebut Adrian.

Untuk itu, lanjutnya, untuk mendukung semuanya harus didukung oleh infrastruktur jalan yang memadai sehingga arus transportasi barang dari Desa ke Kota berjalan baik.

“Mana bisa kita hanya tata kota Desa kita abaikan dan di Desa sepenuhnya berharap dari intervensi dana desa”, pungkasnya.

“Saya berharap pemerintah perlu memperhatikan kondisi jalan menuju Desa Kelikiku karena mereka juga adalah bagian dari daerah ini”, tambahnya.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
Yayasan Generasi Peduli Sarai Bagi Kado Natal Kepada Puluhan Yatim Piatu Di Sabu Raijua
AKP Royke Weridity Resmi Jadi Kasat Lantas Polres Ende
Wildrian Ronald Otta Terpilih sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Kupang
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta
SPK Bantu Gereja Portable, Jemaat GKS Wee Rame Akhirnya Miliki Tempat Ibadah Permanen 
Bupati Badeoda Uraikan Data Aktivitas Ekonomi Selama Event ETMC di Ende Dari Hasil Kajian BPS, Totalnya 18,40 Miliar
DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Ketua DPW NasDem Ajak seluruh Kader Jadi Pelaku Restorasi 
Berita ini 5 kali dibaca