Ketua DPRD NTT Tetap Tolak Bandara Adonara

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2015 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno tetap akan menolak rencana pembangunan Bandara Adonara di pulau Adonara Kabupaten Flores Timur. terkait penolakan ini,DPRD akan mengambil sikap secara kelembagaan.

“Sikap saya secara pribadi memang menolak rencana itu. Namun secara kelembagaan kami akan bahas dulu baru mengambil sikap secara kelembagaan, apakah menolak atau menerima dan mendukng,” kata Anwar yan dihubungi di Kupang, Kamis, 25 Juni 2015.

Dijelaskannya DPRD NTT mendorong pemerintah untuk memperhatikan terlebih dahulu infrastruktur jalan di pulau Adonara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Bandara memang dibutuhkan, tetapi belum saatnya, karena itu kdeluhan masyarakat tentang kondisi infrastruktur jalan di Adonara semestinya menjadi perhatian utama pemerintah bukan bangun bandara,” Jelasnya.

Menurutnya Sudah ada dua bandara yang bisa melayani kebutuhan masyarakat Adonara yakni Bandara Wunopito di Lewoleba Lembata dan Bandara Gewayan Tanah di Larantuka.

” Apa urgensinya pembangunan Bandara di Adonara? Dan apa mungkin satu kabupaten harus memiliki dua bandara?,” Kata Anwar.(NTS/SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 10 kali dibaca