Hendak Sandar di Sikka, 3 ABK KM Lambelu Positif Corona

- Penulis

Selasa, 7 April 2020 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Maumere, Savanaparadise.com,- 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) KM Lambelu positif terpapar Coronavirus atau Covid-19. 3 ABK tersebut diketahui terpapar Coronavirus setelah ada rapid test dan pemeriksaan laboratorium RSUD TC Hillers Maumere, Selasa, 07/04/20.

Berdasarkan informasi yang didapat redaksi, Bupati Sikka, Fransisco Roberto Diogo bersurat ke sejumlah otoritas terkait hasil pemeriksaan tesebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam suratnya Roberto menjelaskan ketiga orang yang terpapar itu merupakan satu orang penjaga kantin kapal dan 2 orang merupakan ABK.

Atas hasil pemeriksaan tersebut Roberto tidak memperbolehkan KM Lambelu untuk sandar di pelabuhan Lorens Say Maumere.

Roberto dalam suratnya yang tertanggal 07 April (hari ini-red) juga mengatakan Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan 22 sampel ABK Lambelu.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT, Jelamu Ardu Marius mengaku masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sikka, terkait hal tersebut.

“Kami masih menanti kepastian informasi (ABK positif) itu dari pemerintah Sikka,” katanya, Selasa (7/4/2020).

Dia mengatakan, tentunya Pemda Sikka telah menerapkan sejumlah langkah termasuk protokol kesehatan yang berstandar WHO dalam penanganannya. “Kalau ada informasi akan kami sampaikan,” katanya.

Diketahui, KM Lambelu yang berlayar dari Tarakan Kalimantan Timur memuat 233 penumpang termasuk ABK. Setiba di perairan Maumere Kabupaten Sikka, Senin 02.30 Wita, kapal milik PT Pelni itu dilarang bersandar di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Petugas kesehatan lalu melakukan pemeriksaan terhadap seluruh awak dan penumpang.(SP)

Berita Terkait

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:53 WIB

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Berita Terbaru