Gubernur NTT Dorong Transformasi Bank NTT Jadi Perseroda, Perkuat Tata Kelola dan Daya Saing lembaga Keuangan 

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya mendorong transformasi Bank NTT menjadi perseroan daerah (Perseroda) sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola dan daya saing lembaga keuangan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam rapat paripurna DPRD NTT di Kupang yang dipimpin Ketua DPRD Emilia Nomleni.

Menurut Melki, perubahan status ini bukan sekadar langkah administratif, tetapi bagian dari strategi besar untuk membangun sistem manajemen yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perubahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan mendorong transformasi manajemen yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menegaskan, dengan status Perseroda, Bank NTT diharapkan mampu berfungsi optimal sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dorong UMKM dan Ekonomi Daerah

Selama ini, Bank NTT terus melakukan pembenahan internal, mulai dari peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, hingga transformasi digital guna menjaga daya saing di tengah kompetisi perbankan nasional.

Baca Juga :  Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT "Melky-Jhoni",Akademisi Unwira: Belum memberi klaim,Namun dorong akses transparansi

Selain itu, bank daerah ini juga berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama melalui pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Mikro Utama (KUMU), Bank NTT telah membantu lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total pembiayaan mencapai sekitar Rp150 miliar.

“Bank NTT tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan agar usaha masyarakat berkembang dan memiliki akses pasar lebih luas,” kata Melki.

Target Dividen dan Perbaikan Kinerja

Pemprov NTT juga menyoroti penurunan dividen dalam beberapa tahun terakhir, yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk dampak pandemi COVID-19 terhadap kemampuan debitur.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap menargetkan penerimaan dividen sebesar Rp110 miliar pada tahun anggaran 2026. Target tersebut akan dicapai melalui peningkatan profitabilitas, ekspansi kredit yang selektif, efisiensi operasional, serta penguatan pendapatan berbasis layanan (fee based income).

Baca Juga :  Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan

Penegasan Status dan Akses Modal

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menegaskan bahwa perubahan status menjadi Perseroda merupakan penyesuaian terhadap regulasi terbaru terkait Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Secara esensi, operasional bank tetap berjalan seperti biasa. Ini lebih pada penegasan identitas bahwa Bank NTT benar-benar milik daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan ini juga berkaitan dengan kebutuhan penyertaan modal dari pemerintah daerah. Sesuai ketentuan, pemerintah daerah hanya dapat menyalurkan modal kepada BUMD yang berbentuk Perseroda.

“Kalau belum menjadi Perseroda, pemerintah daerah tidak bisa setor modal. Itu sebabnya perubahan ini harus segera dilakukan,” jelasnya.

Dari sisi pengawasan, transformasi ini juga akan memperkuat fungsi kontrol melalui dewan pengawas, di samping pengawasan yang selama ini dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perubahan tersebut akan diikuti dengan penyesuaian akta perusahaan, pembaruan dokumen, serta perubahan nama resmi menjadi PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Perseroda).

Penulis : Tim Redaksi

Berita Terkait

Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik
Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan
Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang
Tiga Dekade GMNI Kupang: Mencetak Kader Nasionalis dari Timur Indonesia
Bank NTT dari PT Menjadi Perseroda, Langkah Strategis memperkuat Daerah
Tingkatkan Solidaritas Warga,Ketua RT 05 Kel. Belo pimpin warga kerja bakti perbaiki jalan lingkungan
GMNI Kupang Salurkan Bantuan Sosial bagi Pasien di Rumah Singgah, Wujud Kepedulian Menyongsong Dies Natalis ke-72
Dugaan Oknum Polisi Aniaya Wartawan,Kuasa Hukum Korban Desak Kapolda NTT Tegas  
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09 WIB

Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:19 WIB

Gubernur NTT Dorong Transformasi Bank NTT Jadi Perseroda, Perkuat Tata Kelola dan Daya Saing lembaga Keuangan 

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:01 WIB

Gubernur NTT pangkas program OPD yang tak berdampak.Akademisi Unwira :  Kebijakan yang krisis paradigma Pembangunan,dorong perbaikan design kelembagaan yang stagnan

Senin, 23 Maret 2026 - 22:56 WIB

Bersamaan dengan momentum Dies Natalis Ke-72. GMNI-Kupang lantik Anggota baru angkatan Ke- XXXVI berjumlah 112 Orang

Senin, 23 Maret 2026 - 18:25 WIB

Tiga Dekade GMNI Kupang: Mencetak Kader Nasionalis dari Timur Indonesia

Berita Terbaru