“Digantung” Ansy Lema, Refafi Gah Dirangkul Frans Aba

- Jurnalis

Senin, 19 Agustus 2024 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Savanaparadise, Kupang – Peta pilkada Gubernur NTT beberapa pekan terakhir menjadi buah bibir yang tak bisa dielak. Situasi makin menarik ketika DPP PDI-P mengumumkan nama calon kepala daerah yang diusung partai wong cilik tersebut.

Namun daftar tersebut tidak ada satu pun nama yang mewakili daerah pemilihan NTT. Artinya bakal calon Gubernur NTT yang akan diusung PDI-P belum diputuskan, sekalipun PDI-P adalah partai pemenang pemilu NTT 2024.

Meskipun nama Ansi Lema sempat mencuat, isu yang beredar adalah Ansi Lema tak kunjung memberi kepastian dalam upaya konsolidasi koalisi PDI-P dan Hanura. Ansi Lema disinyalir menggantung nasib calon Wakilnya yaitu Refafi Gah, yang di lain sisih mengabaikan variabel pemilih Sumba dalam diri Refafi Gah. Padahal pemilih Sumba-lah yang turut mengantar Ansi Lema ke Senayan. Asumsi lain adalah bisa saja Refafi Gah menolak mendampingi Ansi Lema di Pilkada NTT.

Di tengah situasi demikian, rupanya muncul angin segar baru, ketika dikabarkan bahwa Frans Aba akan berpasangan dengan Refafi Gah dan Refafi bersedia untuk itu. Apalagi Refafi Gah sendiri memang telah lama mengafirmasi potensi Frans Aba untuk menjadi Gubernur NTT.

Baca Juga :  Beri Kuliah Umum Stikes Maranatha Kupang, Cagub SPK Sebut Nakes Pejuang Kemanusiaan 

“Saya melihat figur adik saya (Frans Aba-red) ini betul-betul layak memimpin NTT ke depan. Karena beliau mampu menganalisa seluruh persoalan masyarakat NTT,” tutur Refafi kepada wartawan bebrapa waktu lalu.

Seorang pemimpin sambung Refafi, harus mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta mengangkat pendapatan ekonomi per kapita masyarakat.

“Pemimpin harus pula memiliki karakter yang membangun, punya visi yang melihat semua penderitaan masyarakat. Kemampuan inilah yang ada di adik saya (Frans Aba-red). Sebagai ekonom adik saya memiliki kemampuan dan saya mengakui itu,” ungkap Refafi Gah dalam salah satu kesempatan di kantor DPW Hanura. (SP)

Berita Terkait

Fraksi PDIP DPRD Ende Buka Suara Atas Perbub Nomor 10 Tahun 2025, Jadi Objek Interpelasi
Ketua DPD PDIP NTT Usulkan Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende Dinaikkan Statusnya Melalui Kepres
Pimpin Konfercab di Ende, Djarot Sebut Flores Punya Hubungan Historis Sangat Kuat Dengan PDI Perjuangan
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Erik Rede Gabung ke PAN, Ahmad Yohan: PAN Merupakan Rumah Yang Nyaman Bagi Semua Orang
Songsong HUT Golkar Ke-60, Partai Beringin di Ende Gelar Pasar Murah
Ketua Pemuda Klasis Dukung SE Wali Kota Kupang Soal Jam Pesta, Minta Sosialisasi hingga Tingkat RT/RW
Christian Widodo Tegaskan Pembatasan Jam Pesta Bukan Larangan, tapi Keseimbangan Hak
Berita ini 6 kali dibaca