BPBD TTU Target, Dana Bantuan Seroja 2021 Sebesar 5 milyard Lebih Direalisasikan Awal Mei

- Penulis

Jumat, 4 Maret 2022 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, Savana Paradise.com,_ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), hingga kini belum dapat menyalurkan dana bantuan pemerintah pusat sebesar 5, 210 milyard untuk membantu korban terdampak badai Seroja pada april 2021 silam.

Pasalnya, hingga kini, pihak BPBD TTU sementara menyelesaikan beberapa dokumen pendukung sebagai bahan untuk memperlancar pelaporan dana tersebut.

Kepala BPBD TTU, Dra. Yosefina A.L. M Lake saat dikonfirmasi SP, jumat (4/3/2022) menuturkan, pihaknya menargetkan akan merealisasikan dana bantuan tersebut pada awal mei 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita targetkan april ini semua dokumen sudah beres, sehingga awal mei 2022 kita sudah mulai action di lapangan” tutur Yosefina.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Ia mengungkapkan, berkaitan dengan dana bantuan badai seroja sebesar 5,210 milyard ini, pihaknya sementara berproses mengurus berbagai persyaratan yang diminta oleh Pemerintah pusat seperti pembuatan petunjuk tekhnis, validasi data pemanfaat berdasarkan hasil review Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Pembuatan Perjanjian Kerja (PK) dengan pihak BRI.

“Jadi sampai dengan saat ini, raealisasi anggarannya masih nihil” ungkap Ely, sapaan akrab Yosefina.

Menurut Ely, saat ini pihaknya telah melakukan proses validasi data di 20 desa, dan berdasarkan hasil validasi terdapat perubahan data pemanfaat.

“Dari hasil validasi data sementara ada 3 Kepala Keluarga (KK) yang kita ganti karena mereka telah mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah mereka. Sehingga kita akan ganti dengan yang lain yang juga terkena dampak badai seroja saat itu, yang tidak sempat didata” jelas Ely.

Baca Juga :  Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil review APIP, dari 227 KK yang diusulkan ternyata hanya diakomodir 200 KK, sedangkan 27 KK yang lain tidak terakomodir, karena ditemukan nama pemanfaat dari 27 KK tersebut ada yang tergabung dalam satu Kartu Keluarga.

Terkait dana pendamping yang saat itu menjadi kendala, Ely menuturkan, Pemerintah Kabupaten TTU telah menyetujui usulan dana pendamping yang diajukan oleh BPBD, dan saat ini sedang berproses di bagian Keuangan Setda Kabupaten TTU.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan
Dinsos Ende Salurkan Bantuan Buat Keluarga Korban Yang Hilang Terseret Ombak
Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan
Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata
Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Belum memberi klaim,Namun dorong akses transparansi
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:23 WIB

Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:32 WIB

Dinsos Ende Salurkan Bantuan Buat Keluarga Korban Yang Hilang Terseret Ombak

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:39 WIB

Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:58 WIB

Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Berita Terbaru