Gubernur Gantung SK Kepengurusan BPPD NTT

- Penulis

Kamis, 25 September 2014 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Dewan Pengurus Daerah NTT mendesak Gubernur NTT untuk segera menerbitkan Surat Keputusan kepengurusan Badan Promosi Daerah (BPPD) NTT.

Ketua Asita DPD NTT, I Dewa Made Adnya, kepada wartawan mengatakan pembentukan BPPD NTT merupakan Salah Upaya untuk mendukung salah satu program pengembangan pariwisata NTT sebagaimana yang tertuang dalam program pemerintah provinsi NTT.

” Pembentukan BPPD NTT merupakan perintah undang undang kepariwisataan nomor 9 tahun 2009 pasal 43. Tapi hingga kini SK dimaksud belum juga keluar,” ujarnya dalam diskusi dengan insan media di waroeng beta, kamis, 25/09.

Padahal kata Made, pihaknya telah melaksanakan tahapan-tahapan pembentukan kepengurusan serta pengusulan untuk penerbitan SK. Karena menurutnya SK tersebut harus ditertibkan oleh Gubernur sesuai dengan perintah dari undang-undang kepariwisataan.

” Dengan Hormat kami meminta penjelasan bapak Gubernur tentang ketidak jelasan SK dimaksud,” ujarnya.

Made didampingi oleh para pelaku usaha pariwisata, Somie Pandie, Yohanes Rumat dan beberapa rekan lainnya. SK tersebut sudah terkatung katung selama dua tahun sejak pembentukan BPPD NTT.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Menurut dengan terbitnya SK BPPD NTT merupakan rujukan bagi para pengurus untuk segera bekerja demi mendukung program strategis Gubernur terkait kepariwisataan.

Sementara itu Somie Pandie mengatakan membangun pariwisata NTT butuh kerja sama yang baik antara stakeholder.

Adapun pengurus BPPD NTT adalah, Lucia Adinda Leburaya sebagai penasihat, I Dewa Made Adnya sebagai ketua, Gulam Husein, Kristianus Susanto, Kamilo Crud, Leonar Arkiang, Mesak Toy, Fidel Nogor, Somie Pandie dan I Ketut Rudyarta.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru