GAMKI Sumba Tengah Desak Polisi Segera Tahan Terlapor Penganiaya Pendeta

- Penulis

Senin, 18 Oktober 2021 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waibakul, Savanaparadise.com,– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Sumba Tengah Bidang Hukum dan Advokasi, Asra Bulla Junga Jara mendesak polisi segera tahan terlapor penganiaya pendeta Marthen G. W Nunu, STh.

Sebelumnya, dikabarkan Pdt. Marthen G. W Nunu, STh merupakan pendeta di Gereja Kristen Sumba (GKS) Anamanu, Desa Wairasa, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat.

Korban diduga di pukul di rumah terlapor, saat istri terlapor meminta bantuan untuk menasehati terlapor yang juga adalah suami dan Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah dari partai NasDem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tokoh agama, pendeta Marthen memenuhi permintaan istri terlapor. Sayangnya, niat baik sang pendeta dibalas dengan tindakan kurang terpuji oleh terlapor.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Terlapor akhirnya melayangkan pukulan dengan kepakan tangan di perut dan muka korban.

“DPC GAMKI sesalkan perbuatan tak terpuji yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah atas pemukulan terhadap Pdt Marthen”, ungkap Asra kepada wartawan, Senin (18/10/21).

Asra mengatakan jika melihat kronologisnya seharusnya oknum Anggota DPRD tidak sepantasnya melakukan pemukulan terhadap Pdt. Apalagi kedatangan Pdt di rumah pelaku adalah permintaan keluarga yang tak lain adalah istri terlapor sendiri atas keresahan akibat terlapor sering mabuk alkohol, dan melakukan KDRT kepada istrinya sehingga istri meminta pendeta untuk menasehati terlapor.

Karena itu, ucap Asra, GAMKI Sumba Tengah mendukung Polres Sumba Barat untuk terus memproses kasus ini dan segera melakukan penahanan pada terlapor yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan sesuai  KUHP pasal 351 ayat (2 ) dengan ancaman pidana 5 tahun.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

“GAMKI meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga etika dalam bermedia sosial, karena sejak kasus tersebut terjadi banyak opini di media sosial yang semakin memperkeruh suasana”, pinta Asra.

Disamping itu, GAMKI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mempercayakan sepenuhnya proses ini di aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Sumba Barat untuk memproses seadil-adilnya sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Mari kita sama-sama kawal kasus ini dengan bijak dan mendukung pihak Kepolisian agar memproses kasus ini secara terang benderang dan tanpa tebang pilih,” tutupnya.

Penulis : Umbu Sorung

Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan
Dinsos Ende Salurkan Bantuan Buat Keluarga Korban Yang Hilang Terseret Ombak
Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata
Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Belum memberi klaim,Namun dorong akses transparansi
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:23 WIB

Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:32 WIB

Dinsos Ende Salurkan Bantuan Buat Keluarga Korban Yang Hilang Terseret Ombak

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:39 WIB

Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:58 WIB

Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:03 WIB

Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Belum memberi klaim,Namun dorong akses transparansi

Berita Terbaru