77 Sekolah di Nagekeo Dapat Bantuan Program Indonesia Pintar Aspirasi AHP

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2020 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mbay, Savanaparadise.com,- Andreas Hugo Parera melakukan penyerahan sertifikat Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 77 sekolah di Kabupaten Nagekeo. Pareira yang merupakan anggota komisi X yang membidangi Lendidikan, Parawisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga dan Perpustakaan Nasional menyerahkan sertifikat tersebut di aula SMA Clemes Boawae, Kabupaten Nagekeo, Jumat (28/0820).

Sosok yang akrab disapa AHP ini dalam sambutanya menjelaskan bantuan PIP tersebut merupakan aspirasi masyatakat yang diperjuangkannya di Komisi X DPR RI.

” Melihat kondisi pendidikan di NTT angka putus sekolah, Maka pemerintah pusat dan DPR RI melihat ini sebagai suatu masalah di dalam dunia pendidikan dengan itu kami membuat kebijakan untuk membantu siswa dengan program Indonesia pintar. Besaran dana ini ialah 450.000 untuk SD, 750.000 untuk SMP, Dan 1.000.000 untuk tingkatan SMK dan SMA,” kata dia.

Dijelaskannga untuk kabupaten Nagekeo yang menerima program Indonesia Pintar Aspirasi AHP sebesar 77 sekolah dan jumlah penerima program Indonesia pintar ialah 1690 siswa.

Baca Juga :  Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

“Kita sama-sama berharap agar dengan program Indonesia pintar dapat membantu anak anak kita sehingga mereka dapat mengenyam pendidikan tanpa harus memikirkan uang SPP dan lain-lain.”kata dia.

Sementara itu Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo, Andriani mengatakan penyerahan sertifikat PIP tetap mengikuti protokol kesehatan. Ia mengapresiasi AHP yang telah memperjuangkan program PIP untuk masyarakat Nagekeo. Bantuan tersebut kata dia telah membantu anak-anak dalam dunia pendidikan.(FR03)

Berita Terkait

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:16 WIB

Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:58 WIB

Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru