Kupang, Savanaparadise.com,- Setelah 13 tahun melakukan banyak aksi sosial untuk masyarakat di wilayah Jawa Barat, Jakarta dan Papua, Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera (YNS) melebarkan sayap di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan meresmikan kantor cabang di Kota Kupang, Rabu, 2 April 2025.
Pendiri dan Direktur Yayasan YNS, Yusinta Nenobahan Syarif, saat peresmian kantor menegaskan bahwa kehadiran yayasan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga NTT.
Yayasan YNS didirikan dengan visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
Yusinta Nenobahan mengaku setelah melakukan banyak aksi sosial diperantauan, baru tahun ini dirinya benar-benar sudah siap untuk melayani tanah kelahirannya yang memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi warganya.
Wanita berdarah TTS ini menyatakan Yayasan YNS bukan hanya lembaga yang hanya memberikan bantuan sembako semata, namun membantu memfasilitasi masyarakat untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Di bidang pendidikan misalnya, setelah melakukan observasi Yayasan YNS telah merancang program penyerahan seribu komputer untuk sekolah-sekolah di TTS.
Hal itu dilakukan agar anak-anak NTT mengenal terkait teknologi yang saat ini sudah erat dengan kehidupan sehari-hari dan masa depan. “Penyerahan seribu komputer rencana kita lakukan pada bulan Mei mendatang,” ujarnya saat diwawancarai usai peresmian kantor baru.
Tak hanya itu, Yayasan YNS juga sudah membantu pembangunan Sekolah Menengah Atas Kristen Kesetnana, di Kabupaten TTS. “Nanti di bulan Mei akan ada program pembangunan sekolah lagi. Sekolah yang diajukan sudah ada beberapa nama,” jelas Yusinta.
Sementara di bidang pemberdayaan ekonomi, Yayasan YNS juga bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat (ormas) terutama ormas perempuan dan disabilitas yang memfasilitasi dengan berbagai pelatihan produksi dan pemasaran untuk peningkatan ekonomi.
“Tahun 2025 ini juga kita sudah rancang dan akan jalankan program 100 UMKM perempuan,” ujarnya.
Yayasan YNS merupakan mitra Kementerian Pertahanan untuk daerah tertinggal dan pada bulan Juni nanti akan memulai memasang 50 sumur bor di wilayah NTT.
Yayasan YNS memilki program sertifikasi security gratis yang akan dijalankan di NTT melalui Tabesi yang merupakan Badan Otonomi (Banom) dari Yayasan YNS.
Selain itu yayasan ini juga memiliki banom lainnya seperti Tagasi (Taruna Tanggap Aksi) untuk pemberdayaan para pemuda dan Srikandi YNS yang fokus pada pemberdayaan perempuan.
Sementara untuk aksi sosial, lanjut Yusinta, Yayasan YNS telah menawarkan pembangunan hunian sementara bagi 383 keluarga yang terdampak bencana longsor di Soe kepada pemerintah TTS.
“Masih dalam pembicaraan dengan Pemerintah TTS. Sumber dananya dari dana hibah YSN group. YSN Group ini ada lima perusahaan yang merupakan mitra dari Kementerian Pertahanan di bidang Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) TNI,” ujarnya.
Dirinya mengatakan Yayasan YNS terbuka bagi siapapun yang ingin memberikan masukan dan aspirasi. “Kantor kami buka Senin sampai Jumat dan siap menerima masukan dan aspirasi, kalau ada hal yang sesuai dengan program kami akan kami laksanakan, kalau ada yang urgent akan kami bantu dan kalau ada yang belum bisa kami lakukan tahun ini akan kami angkat untuk dilaksankan tahun depan, yang penting aspirasi itu untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Yusinta berharap kehadiran Yayasan YNS di NTT bisa bermanfaat bagi seluruh warga NTT. “Semoga kita juga bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dan DPRD, sehingga bisa berkolaborasi membangun NTT,” pungkasnya.
Acara peresmian kantor Yayasan YNS di Jalan Frans Lebu Raya (Jalan Bundaran PU), Kelurahan TDM, Kota Kupang, dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Kota Kupang dan DPRD Provinsi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan Ketua KADIN NTT, Pimpinan Partai PKB Provinsi NTT dan Kota Kupang. Hadir juga anak-anak panti asuhan dan sejumlah pengusaha ternama di Kota Kupang.(SP)