Wujud Toleransi, Pemuda GMIT Ende Ikut Amankan Sholat Idul Fitri di Tujuh Lokasi

- Jurnalis

Senin, 2 Mei 2022 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda GMIT Ende sedang berpose bersama usai melaksanakan kegiatan pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Pemuda GMIT Ende sedang berpose bersama usai melaksanakan kegiatan pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Sebagai wujud toleransi antar umat beragama, Pemuda Gereja Masehi Injili (GMIT) Kabupaten Ende ikut melakukan pengamanan terhadap Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah di dalam Kota Ende, Kabupaten Ende, Flores NTT.

Pengamanan itu dilakukan Pemuda GMIT Ende di tujuh lokasi yang melaksanakan Sholat Idul Fitri bersama diantaranya, Masjid Darusallam, Lapangan Pancasila, Lapangan Sepak Bola Puunaka, Pesantren Walisongo, Masajid Ar. Rahman, Masjid Agung Nurul Hidayah, dan Stadion Marilonga.

Baca Juga :  Mengaku Tak Takut, Servas Tnaauni Persilakan Kepala Desa Femnasi Lapor Polisi

Hal ini dikatakan Sekretaris Pemuda GMIT Ende, Yohanes Gadi kepada Savanaparadise.com usai melaksanakan tugas pengamanan Sholat Idul Fitri di Lapangan Pancasila, Senin (02/05/22).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari pemuda GMIT Syalom Ende ikut berpartisipasi dalam rangka pengamanan Sholat Idul Fitri pada hari ini”, ujar Yohanes.

Keterlibatan ini, kata Yohanes, sebagai bentuk toleransi kami terhadap hidup beragama yang ada di Kota Ende.

Yohanes menyebutkan, pengamanan yang dilakukan oleh pemuda GMIT Syalom Ende terdapat di tujuh titik lokasi yang secara bersamaan melaksanakan Sholat Idul Fitri.

“Jadi semua teman-teman yang berkumpul di sini sebagiannya sudah selesai mengamankan Sholat Idul Fitri di tempat lain, ada dari Masjid Raya”, tandasnya.

Baca Juga :  TPT Jebol Akibat Dihantam Banjir, Dua Rumah Warga di Ende Terancam Roboh

Selain melakukan pengamanan, terang Yohanes, kami juga bergotong royong untuk membersihkan kotoran sampah usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri dan itu sudah menjadi kesepakatan kami bersama.

“Kebetulan ada sampah kertas koran, ya, kami bantu untuk membersihkan”, tuturnya.

Masih yang sama, Yohanes berharap toleransi antar umat beragama di Kota Pancasila Ende selalu tetap terjalin dan terjaga dengan baik.

“Harapan kami toleransi antar umat beragama terus di pupuk dan tetap terjalin dengan baik sehingga tercipta hidup damai dan aman”, tutupnya.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
Yayasan Generasi Peduli Sarai Bagi Kado Natal Kepada Puluhan Yatim Piatu Di Sabu Raijua
AKP Royke Weridity Resmi Jadi Kasat Lantas Polres Ende
Wildrian Ronald Otta Terpilih sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Kupang
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta
SPK Bantu Gereja Portable, Jemaat GKS Wee Rame Akhirnya Miliki Tempat Ibadah Permanen 
Bupati Badeoda Uraikan Data Aktivitas Ekonomi Selama Event ETMC di Ende Dari Hasil Kajian BPS, Totalnya 18,40 Miliar
DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Ketua DPW NasDem Ajak seluruh Kader Jadi Pelaku Restorasi 
Berita ini 7 kali dibaca