Wagub NTT Mangkir Dari Panggilan Pengadilan Tipikor

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2015 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang , Savanaparadise.com,- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (Wagub NTT), Benny Alexander Litelnoni yang dijadwalkan pada Senin 23 Februari 2015 akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Dana Bansos mangkir dari panggilan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kupang.

Mangkirnya mantan wakil Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) itu disebabkan surat panggilan dari Kejaksaan Negeri Soe belum sampai ditangannya. “Saya tidak terima surat panggilan untuk diperiksa, kalo bilang hari ini saya diperiksa, itu tidak prosedural karena tidak ada surat panggilan,” ujar Benny, Senin (23/2) di Kupang.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Sementara itu, Jaksa Penutut Umum (JPU), Ari di Pengadilan Tipikor Kupang mengatakan bahwa Surat Panggilan untuk mantan Bupati TTS itu telah dikirim via Titipan Kilat (Tiki) dari Soe.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita hanya periksa Bendahara Umum Daerah TTS, Aba Elani, sedangkan Wakil Gubernur NTT, belum diperiksa karena tidak hadir. Menurut informasi, wagub belum menerima surat panggilan. Alasan itu normatif,” tutur Ari kepada wartawan.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Sebagai bukti bahwa pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Soe mengirimkan surat panggilan kepada Benny Litelnoni, Ari menunjukan resi pengiriman tertanggal 18 Februari 2015 kepada awak media yang Ia peroleh dari Kejari Soe.(RM)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru