Unjuk Rasa Warnai Peringatan Hardiknas di Kupang

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2014 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kupang di warnai unjuk rasa oleh aktivis pergerakan Mahasiswa. Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksektuif Kota Kupang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT sesaat setelah Gubernur Frans Leburaya beranjak dari kantor tersebut.

Para Mahasiswa ini bergerombol di gerbang masuk sanbil berorasi. Tampak beberapa beberapa petugas berpakaian hitam-hitam berusaha bernegosiasi dengan para mahasiswa. Seolah tak mnghiraukan petugas, mahasiswa terus berorasi dan mengecam kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.

Baca Juga :  Pelajar SMP di Kupang Tewas Bunuh Diri

Sebelumnya para Mahasiswa ini berencana untuk berdemontrasi di kantor Gubernur NTT. karena Gubernur tak berada di kantor, mereka lalu menuju ke kantor dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT yang sementara melakukan peringatan Hardiknas.

Dalam aksi tersebut, mereka menuntut pemerintah agar mengembalikan hak rakyat atas pendidikan sesuai amanat UUD 45 serta, melaksanakan pendidikan nasional yang gratis atau murah, ilmiah, berkualitas dan berwawasan nasional.

Baca Juga :  Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat Positif Covid-19

Koordinator Lapangan LMND Eksekutif Kota Kupang, Simon Mesak dalam orasinya mengatakan, pemerintah seharusnya mencabut semua produk atau aturan khususnya dalam bidang pendidikan. Yang mana, UU 12 Tahun 2012 dan UU 29 Tahun 2003 telah menjadikan dunia pendidikan sebagai barang dagangan.

Simon juga meminta agar, pemerintah mengevalusai kembali Ujian Nasional. Sebab menurut Simon, Ujian Nasional yang saat ini diterapkan pemerintah, bukannya menguji kecerdasan siswa namun, lebih condong kepada terganggunya psikologi siswa.(JN/SP)

Berita Terkait

Berjuang Tanpa Gedung Gereja, Umat Paulus Rasul Lamanepa Akhirnya Punya Kapela Berkat Simon Petrus Kamlasi
SMA Negeri 1 Kupang Rayakan HUT ke-75 dengan Ragam Kegiatan Besar
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Yusinta Nenobahan dan Kuasa Hukum Penuhi Undangan Sinode GMIT Untuk Jernihkan Persoalan Dengan Pendeta Nelson
Kuasa Hukum Yusinta Nenobahan Kecam Pihak Penyebar Data Pribadi Klien
Kasat Korwil Banser NTT Desak Polri Tangkap Pelaku Penganiayaan Banser di Tenggarang 
Difitnah di Kompasiana, Yusinta Bantah Semua Tuduhan Palsu dan Siapkan Langkah Hukum
Tak Hanya Nelayan PPI Oeba, Nelayan Tenau Juga Ikut Geruduk Kantor Gubernur NTT
Berita ini 3 kali dibaca