Tokoh Adat Kampung Todo Doakan Laiskodat Jadi Gubernur NTT

- Penulis

Senin, 23 April 2018 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruteng, Savanaparadise.com,- Calon Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi kampung adat Todo yang terletak di desa Todo, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai Barat, Jumad, 20/04/18.  Kunjungan Laiskodat ke kampung Todo ini disambut oleh sejumlah tua adat dengan ramah.

Laiskodat bersama romongan kemudian dipersilakan masuk ke Niang Wowang oleh tua adat kampung adat. Sebelum masuk ke rumah adat yang menyimpan tambur kecil (terbuat dari kulit gadis), Laiskodat disapa dengan adat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didalam rumah adat itu, Laiskodat bersama rombongan disuguhi kopi dan Ubi rebus yang empuk. Sambil menikmati sajian, Laiskodat terlihat berdiskusi dengan sejumlah tokoh adat kampung Todo.

Salah satu tokoh adat kampung Todo, Walter Mohon dihadapan Laiskodat menceritakan asal muasal kampung Todo sebagai pusat kerajaan di Manggarai Raya. Dikatakannya kampung adat Todo merupakan cikal bakal adanya Manggarai.

” Kampung Todo sudah terbentuk secara kelembagaan. saya sudah menghadap kementerian. Kampung Todo ini merupakan cikal bakal adanya Manggarai,” jelas tokoh adat ini.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Pada kesempatan itu Ia juga mendukung sekali program pariwisata yang diusung oleh Victory Joss. Untuk Ia berharap Laiskodat memenangkan Pilgub NTT.

” kami berdoa suapaya apa yang dicita citakan oleh pak Viktor direstui oleh yang maha kuasa,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga tua adat dikampung Todo mempersilakan Laiskodat bersama rombongan melihat Tambur Kecil yang terbuat dari kulit perut seorang gadis.

Dihadapan para tua adat Laiskodat mengatakan dirinya mempunyai mimpi untuk membangun NTT sebagai provinsi yang terindah. Sebagai calon Gubernur NTT, Laiskodat mengatakan Program pariwisata merupakan program utama dalam program kerjanya.

” NTT punya kekayaan wisata yang luar biasa tapi selama ini belum dieksploitasi untuk mempunyai nilai ekonomis.budaya kita kalau tidak punya nilai ekonomis maka akan mati,” jelasnya.

Ia meminta para pemangku kepentingan di kampung Todo untuk bisa menuangkan sejarah kampung Todo dalam bentuk narasi. Narasi tersebut kata Laiskodat bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis dari sebuah objek wisata. Selain itu kata Laiskodat cerita cerita tentang sejarah dan seluk beluk objek wisata atau budaya masih sebatas budaya tutur belum dalam bentuk narasi.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

” harus ada narasi dari sejarah dari kampung ini. suapaya orang bisa tahu ketika datang berkunjung. Kita kan budaya tutur. untuk itu harus bisa dinarasikan,” kata Mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI ini.

Namun Narasi itu kata Laiskodat harus bersumber dari tokoh yang kredibel supaya tidak menimbulkan pertentangan.  Supaya Ketika orang berkunjung harus diceritakan sejarahnya.

” setiap orang yang datang harus tahu, ini sejarahnya begini.harus orang tua yang kredibel untuk menarasikannya supaya jangan ada pertentangan. supaya informasi- informasi itu membuat orang mengerti tentang indentitas. Suapaya wisatawan bukan hanya datang lihat tapi juga memahami dari indentitas dikampung adat ini,” jelas Laiskodat sambil menambahkan Narasi itu  akan berdampak ekonomis terhadap warga dikampung adat.

Laiskodat mengatakan Budaya di NTT sangat variatif dan atraktif. Namun kekayaan itu belum diarahkan sebagai sebuah show untuk kepentingan ekonomis. Untuk itu sebagai calon Gubernur, Ia mengaku punya grand desain pembangunan wisata sebagai lokomotif utama pembangunan di NTT.(S13)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru