Ende, Savanaparadise.com,- Tim SAR Gabungan berhasil temukan korban yang hilang terseret ombak di Ende. Korban Karim (52) warga Maunggora, Desa Nggorea, Kabupaten Ende ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, oleh Tim SAR Gabungan pada Jumat, 27 Februari 2026 di perairan Pulau Ende pukul 02.00 Wita dini hari.
Korban sebelumnya dinyatakan hilang pada, Senin 23 Februari 2026, di Pantai Maunggora, Desa Nggorea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende.
Tim SAR Gabungan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir 1 mil arah barat dan 1 mil arah timur wilayah perairan pantai Maunggora.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah Empat hari melakukan pencarian oleh tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnar Ende, TNI AL, Pol Airud Ende, BPBD Ende, Polsek Ende, PMI Ende, Nelayan/Masyarakat, serta Nakes Nangapanda korban berhasil ditemukan.
Ketua Tim Pencarian dari Basarnas Ende, Aziz menjelaskan, korban di temukan oleh Tim SAR Gabungan pada Jumat, 27 Februari 2026, di pukul 02.00 dini hari dalam keadaan meninggal.
Azis mengatakan, selanjutnya korban di evakuasi dan di bawa ke rumah sakit umum daerah Ende, kemudian dari rumah sakit umum jenazah korban di serahkan ke keluarga.
“Dengan ditemukan korban, setelah itu operasi SAR kita nyatakan ditutup dan semua potensi dan semua potensi di kembalikan ke satuan masing-masing”, ujarnya.
Terpisah, Perwakilan keluarga korban, Yanuarius Waro kepada media mengatakan, saat ini jenazah korban sudah di makam sekarang layak oleh keluarga.
“Kami dari keluarga ucap terima kasih banyak kepada tim SAR Gabungan, Camat Nangapanda dan jajaran yang sudah bekerja keras sejak senin hingga kemarin sehingga tubuh korban di temukan kembali walaupun dalam keadaan meninggal”, ucap Yanus Waro yang juga wakil ketua DPRD Ende.
“Terima kasih juga kepada warga di beberapa desa yang ada di wilayah pesisir, Desa Ondorea, Repurendu, dan Penggajawa yang mana dengan berbagai cara turut membantu dalam pencarian keluarga kami yang hilang ini”, tambah ketua NasDem Ende ini.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










