Parera : Penentuan Caleg adalah kewenangan DPC dan DPD

- Penulis

Minggu, 28 April 2013 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Nasib apes benar-benar menimpah Kristo Blasin dan John Umbu Detta. dua kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) NTT ini tidak lolos sebagai calon anggota legislatif DPR RI. saat ini keduanya merupakan anggota DPRD NTT dan pada pemilu legislatif 2014 mendatang ke dua nya berencana maju sebagai caleg DPR RI untuk dapil NTT I dan 2 namun tak lolos.

Tak lolos nya Kristo Blasin dan Umbu Deta menimbulkan banyak kontroversi di kalangan masyarakat NTT khususnya di masyarakat yang merupakan basis pemilih. Pasalnya ke dua kader ini merupakan pengurus inti di DPD PDIP NTT.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

“Kewenangan rekruitmen pencalegkan DPR dan DPRD di tentukan oleh semua DPC dan DPD di wilayah masing-masing. Semua caleg di usung oleh DPC dan DPD dan Dewan Pimpinan Pusat sifatnya hanya mengesahkan apa yang sudah di usulkan partai dari tingkat DPD.”, kata ketua DPP PDI-P, Andreas Hugo Parera ketika di hubungi wartawan dari jakarta, sabtu/27/04.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“DPP sifatnya hanya mengesahkan usulan dari tingkatan DPC dan DPD”, kata Parera.

Menurut Parera, mekanisme pencalonan adalah kewenangan DPC dan DPD yang di sesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah pemilihan. Lalu kader-kader yang di usulkan telah melaui berbagai pertimbangan baik kualitas, elektabilitas, kemampuan kader serta pertimbangan basis kader yang akan di calon kan.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

“Kader-kader yang di usulkan tentu telah melalui pertimbangan yang maksimal baik elektabilitas, basis wilayah serta kemampuan kader”, urainya.

Pada tempat yang sama, Parera mengatakan bahwa dalam politik bukan lah seperti Pegawai Negeri Sipil yang memakai banyak pertimbangan kepangkatan dan lama ber karier. di politik kata Parera, pendekatannya adalah regenerasi kader. (Elas)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Berita Terbaru